lrt jakarta- rumah123.com Ilustrasi LRT. Operator LRT Jakarta Telah Membuka Stasiun Sekaligus Depo, Pegangsaan Dua. Stasiun Ini Menjadi Stasiun LRT Terbesar di Indonesia (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pembangunan Stasiun Pegangsaan Dua, Jakarta Utara telah selesai. Penumpang LRT Jakarta fase I bisa naik dan turun di stasiun ini.

Stasiun Pegangsaan Dua akhirnya selesai dibangun dan mulai digunakan pada Jumat, 27 September 2019. BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang membangun stasiun ini.

Selesainya pembangunan stasiun ini melengkapi seluruh stasiun LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jakarta fase I. Laman berita online Detik.com melansir operator LRT Jakarta, PT LRT Jakarta telah membuka stasiun ini untuk umum.

Baca juga: Oktober 2019, LRT Jabodebek Lintas Cibubur-Cawang Akan Jalani Uji Coba

Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang ingin menggunakan transportasi publik (LRT Jakarta) bisa mengakses stasiun ini dengan mudah. Apalagi LRT Jakarta sudah terintegrasi dengan Transjakarta rute Dukuh Atas-Pulogadung.

Detik.com yang mengutip keterangan PT LRT, beroperasinya Stasiun Pegangsaan Dua membuat waktu tempuh dari stasiun ini ke Stasiun Velodrome menggunakan kereta layang memakan waktu 13 menit.

Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke kawasan Dukuh Atas, bisa melakukannya dengan menggunakan Transjakarta. Penumpang hanya perlu melewati jembatan atau skybridge ke Halte Pemuda Rawamangun. Perjalanan dari Rawamangun ke Dukuh Atas memakan waktu 35 menit.

Fasilitas yang Dimiliki oleh Stasiun Pegangsaan Dua

Stasiun Pegangsaan Dua memiliki fasilitas yang relatif sama dengan stasiun LRT lainnya. Stasiun ini mempunyai loket penjualan tiket, gerbang tiket otomatis, dan mesin pembelian tiket otomatis.

Fasilitas lainnya adalah toilet umum, ruang kesehatan, area ritel, lift, eskalator, musala, dan juga ruang menyusui.

Pengelola stasiun juga menyediakan fasilitas penunjang di dalam kereta seperti kursi prioritas untuk penyandang disabilitas, orang tua, ibu hamil, dan anak-anak. Tidak ketinggalan, ada area kosong untuk menaruh barang bawaan, sepeda lipat, atau kursi roda.

Baca juga: LRT Palembang Angkut 2 Juta Penumpang Selama 1 Tahun Beroperasi

Situs berita online Tempo.co menyatakan Stasiun Pegangsaan Dua menjadi stasiun LRT Jakarta yang paling besar. Stasiun ini tergabung dengan depo LRT.

Luas stasiun mencapai 12 hektare. Depo LRT ini sendiri dapat menampung 192 kereta atau 96 rangkaian kereta.

Deputy Project Director PT Jakarta Propertindo Wilman Sidjabat memaparkan PT LRT bakal membangun kawasan sekitar stasiun menjadi area berkonsep TOD (Transit Oriented Development). Rencananya, ada hunian vertikal dengan tiga tower dan juga area parkir kendaraan.

Stasiun Pegangsaan Dua Selesai, LRT Jakarta Belum Beroperasi

Stasiun Pegangsaan Dua merupakan salah satu dari enam stasiun LRT Jakarta. Stasiun lainnya adalah Stasiun Mal Kelapa Gading, Stasiun Boulevard, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrain, dan Stasiun Velodrom Rawamangun.

LRT Jakarta fase I ini memiliki rute sepanjang 5,8 kilometer. Sejumlah stasiun telah terintegrasi dengan bus Transjakarta dan juga angkutan perkotaan JakLingko.

LRT Jakarta sempat menjalani masa uji coba pada Juni 2019, namun hingga kini kereta layang ini belum beroperasi secara komersial. Kereta layang ini seharusnya beroperasi pada penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pada Agustus-September 2018 lalu.

Baca juga: Bogor, Dari Kota Angkot Menuju Kota LRT dan Trem

Bagikan: 1725 kali