Alat Pemadam Api Ringan merupakan salah satu alat yang penting dalam menjaga keselamatan rumah. Simak serba-serbinya di sini selengkapnya. 

alat pemadam api

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan salah satu perlengkapan keselamatan penting pada sebuah bangunan. 

Tidak hanya sekadar bangunan bertingkat saja seperti perkantoran, penggunaan di rumah pun juga tak kalah penting dalam membentuk standar keselamatan bagi penghuni rumah. 

Perlu diketahui, perlengkapan ini merupakan alat yang bersifat vital dan mampu menanggulangi kobaran api yang ada di dalam rumah. 

Sebab, kasus kebakaran bisa terjadi kapan saja, tak hanya sekadar arus pendek listrik, sekalipun juga bisa terjadi karena kompor gas yang meledak. 

Oleh sebab itu, perlengkapan keselamatan rumah pun menjadi prioritas penting dalam mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan, termasuk pemadam api. 

Lantas, seperti apa perlengkapan Alat Pemadam Api Ringan di rumah? Simak pembahasannya bersama-sama berikut ini!

Jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan  

Untuk diketahui, ada beberapa jenis pemadam api ringan yang perlu kamu ketahui sebelum membelinya. 

Beberapa jenis isi pemadam api yang bisa kamu beli untuk kebutuhan rumah dapat dideskripsikan sebagai berikut. 

1. Pemadam api ringan busa

alat pemadam api Sumber: alat-pemadam.co.id

Dalam isi APAR berasal dari busa AFFF, sehingga alat ini tepat sekali untuk digunakan memadamkan api untuk benda padat.

Sebagai contoh, benda seperti kain, kertas, dan juga kayu yang bersifat benda padat. 

Untuk diketahui, busa AFFF ini sangat dilarang untuk digunakan pada api yang disebabkan oleh listrik. 

Ini disebabkan karena busa AFFF bersifat menghantarkan listrik, sehingga bila tetap digunakan untuk kebakaran korsleting listrik yang membahayakan nyawa penghuni rumah. 

2. Pemadam api halon free 

alat pemadam api Sumber: Tokopedia

Alat pemadam selanjutnya adalah pemadam dari pengganti hallon yang mencegah kebakaran kelas A, B, dan C.

Fungsi halon free ini sama persis dengan alat pemadam yang berasal dari alat kimia kering. 

Sebab, alat ini dapat mengatasi semua jenis kebakaran yang jauh lebih besar yang diakibatkan berbagai jenis kebakaran apapun. 

Keunggulan jenis pemadam api ini tidak meninggalkan kotoran, sisa, dan risiko saat digunakan maupun disemprotkan. 

Selain itu, pemadam ini juga sangat cocok menanggulangi risiko terjadinya korsleting arus listrik. 

Hal ini disebabkan karena zat bebas halon tidak menghantarkan listrik, sehingga aman untuk digunakan pada jenis kebakaran apapun. 

3. Pemadam api ringan CO²

alat pemadam api Sumber: Tokopedia

Alat pemadam api jenis ini mempunyai kemampuan memadamkan api untuk kebakaran kelas B dan C, yakni benda cair maupun kelistrikan rumah.

Artinya, jenis pemadam api ini mempunyai karakteristik seperti seperti jenis halon free yang baik untuk digunakan di rumah, khususnya menanggulangi korsleting listrik. 

Menempatkan Alat Pemadam Api Ringan di Rumah 

Untuk penempatan tabung pemadam di rumah, ada beberapa lokasi yang bisa kamu terapkan di dalam rumah, terlebih jika rumah yang kamu huni memiliki ukuran yang besar.

Kamu pun bisa menempatkan kebutuhan pemadam api ringan pada beberapa lokasi rumah sebagai berikut : 

1. Berdekatan dengan Dapur 

Dapur merupakan salah satu tempat yang sangat sensitif terhadap api, terlebih api yang berasal dari kompor gas.

Oleh sebab itu, salah satu tempat yang bisa kamu tempatkan di rumah ada pada sisi dapur, untuk memastikan keselamatan dapur apabila terjadi sesuatu di tempat ini. 

Di tempat ini kamu pun bisa menggunakan alat pemadam berukuran menengah dengan tabung berisi 3 kg. 

2.  Ruang keluarga 

Salah satu lokasi yang riskan saat terjadi kebakaran ada pada ruang keluarga, terlebih jika saluran listrik yang menjadi masalah. 

Dalam hal ini, tak hanya sekadar alarm pengingat, pemadam api halon free diharuskan ada pada ruang keluarga.

Sebab, tempat ini sangat rentan terhadap korsleting arus listrik, sehingga penempatannya pun bisa dicegah dengan baik. 

3. Koridor rumah

Untuk menempatkan pemadam api, koridor rumah bisa menjadi salah satu lokasi yang tepat. 

Perlu diketahui, koridor rumah bisa disimpan pada tangga rumah maupun loksi yang diprediksi menjadi jangkauan sumber api di rumah. 

Pastikan jika lokasi yang kamu pilih dapat diakses dengan mudah, sekalipun sebagai tempat penyelamatan diri apabila terjadi sesuatu.

Baca Juga : Rumah yang Berada di Area Rawan Kebakaran di Jakarta Bakal Ditandai Stiker

Ketentuan saat memasang tabung APAR di rumah 

Dalam proses pemasangan, ada beberapa ketentuan yang perlu kamu ketahui supaya alat ini berfungsi dengan baik dan tidak disalahgunakan. 

Beberapa ketentuan berikut bisa menjadi preferensi menarik dalam memasang tabung APAR.

1. Tempatkan pada lokasi yang mudah diakses penghuni rumah. 2. Pemberian tanda pemasangan APAR paling tidak 125cm dari lantai (jarak minimal dari lantai adalah 15 cm) dan harus berada tepat di atas tabung APAR tersebut. 3. Tabung APAR sebaiknya memiliki warna merah sebagai simbol. 

Baca Juga : Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama Kebakaran, Selalu Cek Instalasi di Rumah

Membeli Alat Pemadam Api ringan atau berlangganan secara berkala? Mana yang lebih untung?

Untuk memiliki tabung APAR ada dua cara yang perlu kamu tahu, yakni mulai dari membeli putus maupun berlangganan dan diganti setiap periode. 

Di antara kedua pilihan tersebut manakah yang paling masuk akal dalam menunjang keselamatan penghuni rumah? 

Ya, untuk hal ini jawaban yang lebih tepat adalah berlangganan APAR untuk keselamatan rumah.

Sebab, tabung pemadam memiliki usia pakai dalam periode tertentu sehingga mempunyai waktu kadaluarsa yang harus diperhatikan. 

Adapun usia pakai tabung pemadam yakni sekitar satu sampai dengan dua tahun, dan harus diganti secara berkala. 

Sementara, untuk sistem beli putus umumnya hanya satu kali pakai saja, sehingga kurang praktis jika dijadikan sebagai peranti keselamatan rumah. 

Adapun, untuk biaya berlangganan APAR umumnya dihargai mulai dari Rp150 ribu sampai dengan Rp300 ribu untuk satu kali pengisian ulang. 

Sementara, untuk sistem beli putus, sebuah APAR dihargai mulai Rp 300 ribu sampai dengan Rp 1,5 juta. 

Demikian beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai alat pemadam api di rumah sebagai bagian dari keselamatan penghuni rumah. 

Selain alat pemadam api, pastikan juga alarm rumah dalam kondisi yang baik untuk mempermudah proses evakuasi.

Yuk, cari tahu tips dan trik dalam membahas keselamatan rumah selengkapnya di artikel.rumah123.com.

Selain itu, kamu juga bisa cari tahu proyek hunian di Summarecon Serpong, Tangerang selengkapnya di rumah123.com.

Bagikan:
664 kali