sensus penduduk 2020 - rumah123.com

Sensus penduduk 2020 metode online telah dibuka sejak 15 Februari 2020 lalu, dan masih berlangsung hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Periode tersebut telah diperpanjang setelah sebelumnya sensus penduduk dijadwalkan berakhir pada akhir Maret 2020, karena adanya pandemi COVID-19.

Ada pun sensus offline direncanakan untuk dilaksanakan pada Juli 2020 mendatang.

Per tanggal 4 Mei 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan sebanyak 41,77 juta penduduk Indonesia sudah tercatat mengikuti sensus penduduk melalui online.

Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk teta berpartisipasi mengisi sensus.

Sebisa mungkin, pengisian dilakukan  lebih awal, walaupun periode pengisian masih berlangsung hingga akhir bulan.

Nah, jika kamu belum mengisinya karena masih bingung dengan langkah-langkah pengisian sensus penduduk online, jangan khawatir. 

Di artikel ini, kamu akan menemukan cara lengkapnya.

Namun sebelum itu, kenali sensus penduduk lebih dalam terlebih dahulu yuk!

Pengertian dan fungsi dari sensus penduduk

Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik, sensus adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan semua unit populasi di seluruh wilayah Republik Indonesia. 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperoleh karakteristik suatu populasi pada periode tertentu.

Berdasarkan situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS), sensus penduduk dilakukan selama 10 tahun sekali. 

Di tahun 2020 ini, sensus penduduk akan dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu: 

1. Sensus Penduduk Online (15 Februari - 29 Mei 2020)

Periode ini memungkinkan penduduk untuk mengisikan informasinya secara mandiri.

2. Sensus Penduduk Wawancara (1 hingga 30 September 2020). 

Petugas sensus akan melakukan wawancara kepada penduduk yang belum dapat berpartisipasi pada sensus penduduk online.

Baca juga: Syarat & Cara Mendapatkan Keringanan Tarif Listrik dari PLN Selama Corona

Alasan kenapa sensus penduduk 2020 penting untuk diikuti masyarakat Indonesia

Sensus penduduk sangat penting untuk diikuti masyarakat Indonesia. 

Sebab, dengan adanya sensus penduduk, pemerintah bisa mendapatkan jumlah penduduk sesuai dengan berdasarkan domisili mereka tinggal. 

Hal ini akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun program-program kependudukan dan sosial. 

Sensus penduduk juga menjadi langkah awal pemerintah untuk mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia.

Tentunya, partisipasi penduduk dalam sensus akan sangat berarti bagi penajaman program-program pemerintah jangka panjang.

Mengisi data sensus penduduk 2020 secara online sesegera mungkin sangat disarankan

Seperti yang disebutkan di atas, setelah periode sensus penduduk online berakhir, akan diadakan sensus penduduk dengan metode wawancara.

Di mana nantinya akan ada petugas yang mendatangi rumah penduduk dan melakukan wawancara. 

Tentunya, memanfaatkan sensus online akan jauh lebih praktis dan memudahkan pengumpulan data.

Ditambah lagi kamu bisa terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan petugas sensus. 

Jika sudah mengisi data secara online, kamu tidak akan lagi didatangi petugas untuk wawancara atau sekadar pencatatan.

Orang-orang yang wajib mengikuti sensus penduduk 2020

Sensus penduduk ini diperuntukkan bagi WNI & WNA yang telah atau akan tinggal selama minimal 1 tahun di Indonesia. 

Termasuk juga penduduk dan keluarganya yang sedang bertugas menjadi perwakilan RI di seluruh wilayah teritorial Indonesia di luar negeri (seperti di kedutaan dan konsulat jenderal).

Cara mengisi sensus penduduk 2020 secara online

1. Siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan terlebih dahulu

Kamu akan diminta untuk memasukkan nomor-nomor dari sejumlah dokumen.

Untuk itu, siapkan dulu dokumen pribadi seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), buku nikah, dokumen cerai/surat keterangan kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika diperlukan.

2. Masuk ke situs sensus.bps.go.id untuk mengakses laman Sensus Penduduk Online (SPO) 2020

3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK)

4. Klik kotak kosong pada captcha lalu klik "Cek Keberadaan"

5. Jika pertama kali melakukan akses pada SPO, buatlah kata sandi dan pilih pertanyaan keamanan yang paling sesuai, lalu klik "Buat Password"

6. Masukkan kata sandi yang telah dibuat, lalu klik "Masuk"

7. Bacalah panduan awal mengenai pengisian SPO, lalu klik "Mulai Mengisi"

8. Pilihlah bahasa yang paling dikuasai

9. Ikuti petunjuk dan jawablah seluruh pertanyaan yang diberikan dengan jujur dan sebenar-benarnya

10. Pada halaman pertama, isi alamat tinggal keluarga saat ini, seperti provinsi, kota atau kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, RT/RW dan nama jalan dan nomor rumah

11. Isi keterangan data mengenai kondisi tempat tinggalmu saat ini

12. Isi data keluarga satu per satu secara berurutan. Dimulai dari kepala keluarga, istri, anak atau anggota lainnya

13. Isi data tentang aktivitas sehari-hari

14. Setelah mengisi seluruh pertanyaan, klik tombol "Kirim"

15. Unduh atau kirimkan bukti pengisian pada email anda dengan terlebih dahulu mengisikan alamat email

Bagikan:
1219 kali