OK

Pengertian Rumah Semi Permanen. Mulai dari Ciri, Kelebihan hingga Kekurangannya

05 Oktober 2022 · 4 min read · by Maskah Alghofar

contoh rumah semi permanen

Rumah semi permanen merupakan bangunan mandiri yang dibangun dengan material lokal. Simak pengertian dan contohnya berikut.

Kamu sedang berencana membangun rumah idaman tapi minim anggaran? Mungkin rumah semi permanen bisa jadi solusi yang tepat.

Material bangunan rumah  ini lebih murah karena menggunakan kualitas di bawah rumah pada umumnya.

Menariknya, selain ekonomis, pembuatan rumah ini bisa dilakukan dalam waktu singkat, lo.

Sehingga jenis rumah ini juga cocok dijadikan rumah singgah yang dibutuhkan cepat terutama saat terjadinya bencana.

Mau tahu bagaimana ciri dan kelebihan dari rumah sementara ini?

Melansir dari berbagai sumber, berikut ulasan lengkapnya untuk kamu.

Pengertian Rumah Semi Permanen 

rumah semi permanen

Sumber: Kabar7news.com

Rumah semi permanen adalah bangunan mandiri yang menggunakan material berkualitas lebih rendah. 

Biasanya, bangunan non permanen ini dibuat dari bahan yang tersedia secara lokal, seperti papan kayu, jerami, dan lainnya.

Untuk lantai rumah, umumnya menggunakan ubin, semen, atau kayu kualitas rendah.
Sedangkan atap rumahnya terbuat dari seng, genteng, sirap atau asbes saja.
Biasanya, orang membuat rumah sementara ini dibuat untuk batas waktu tertentu saja.
Meski demikian, ada beberapa bangunan semi permanen yang juga bisa bertahan lebih lama.

Perbedaan Rumah Semi Permanen dan Rumah Permanen

rumah permanen

Sumber: Oliswel.com

Perbedaan dua jenis rumah ini terletak pada material dan struktur bangunannya.

Rumah permanen biasanya dibangun lebih kokoh dengan kualitas material yang lebih tinggi.

Pondasi dan dinding rumah permanen juga lebih kuat, misalnya rumah batako cantik dengan lantai keramik.

Sedangkan rumah semi permanen mempunyai bangunan lebih ringkih dengan memadukan setengah tembok dan kayu.

Material Rumah Semi Permanen

pembangunan rumah

Sumber: Detik.com

Seperti penjelasan sebelumnya, rumah ini biasanya memiliki fungsi sementara.

Oleh karena itu, cara pembangunannya biasanya menggunakan cara yang mudah, cepat, dan efisien.

Hal itu karena rumah jenis ini banyak digunakan untuk keadaan darurat seperti bencana dan lainnya.

Bahan pembangunan rumah ini pun dapat menggunakan alternatif atau material tidak biasa untuk penerapan struktur semi permanen.

Adapun sejumlah material bangunan untuk hunian sementara ini biasanya terdiri dari beberapa bahan berikut.

  1. Cardboard memiliki fungsi untuk membuat beberapa perabot rumah seperti kursi, tempat tidur, dan lemari penyimpanan.
  2. Bambu dapat kamu gunakan sebagai material serbaguna mulai dari bagian dinding hingga lainnya.
  3. Kayu dapat kamu gunakan sebagai pengganti bambu jika ingin bentuk yang lebih kokoh.
  4. Karet dalam konstruksi bangunan dapat berfungsi sebagai bahan batu bata.

Ciri Rumah Semi Permanen

Adapun ciri dari rumah sementara adalah sebagai berikut, tentunya sebagai pembanding.

  1. Menggunakan kualitas material yang lebih rendah dari rumah permanen.
  2. Biasanya berada di gang kecil atau kawasan perkampungan padat penduduk saja.
  3. Masa bertahan bangunan sekitar 5 sampai 15 tahun meskipun ada beberapa yang bertahan lebih lama.
  4. Cocok untuk fungsi darurat jika suatu wilayah terkendala bencana seperti gempa bumi dan butuh hunian layak dengan cepat.
  5. Material bahan bangunan lebih murah sehingga anggaran lebih sedikit dan ekonomis.

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Semi Permanen

Untuk kamu yang punya anggaran kecil, sebaiknya pertimbangkan keuntungan memiliki hunian ini.

  1. Pembangunan mudah karena menggunakan material lokal yang ada.
  2. Ekonomis untuk segi anggaran pembangunan dan material.
  3. Mudah melakukan perbaikan atau renovasi jika hunian tidak sesuai dengan fungsi dan kebutuhan utama.
  4. Pembangunan rumah bisa memanfaatkan material bekas yang sesuai.

Selain kelebihan, ada beberapa kekurangan yang akan kamu dapatkan dari jenis hunian ini sebagai berikut.

  1. Mudah roboh jika konstruksinya kurang tepat.
  2. Membutuhkan perawatan ekstra karena material kayu yang rentan dengan rayap.
  3. Harus menyesuaikan kondisi iklim setempat.
  4. Tidak tahan lama, biasanya hanya bertahan dalam hitungan tahun saja.

Contoh Rumah Semi Permanen

1. Desain Rumah Sementara Sederhana

desain rumah semi permanen sederhana

Sumber: 3dwarehouse.sketchup.com

Desain rumah sementara sederhana ini memiliki 4 jendela untuk memudahkan sirkulasi udara.

Material rumah ini dominan menggunakan kayu dan triplek sebagai dindingnya.

2. Rumah Papan Setengah Batu

Rumah Papan Setengah Batu

Sumber: Insinyurbangunan.com

Model rumah kayu sederhana ini merupakan rumah sementara yang sebagian bangunannya terbuat dari kayu.

Sedangkan bagian bawahnya terbuat dari material batu alam atau batu bata.

3. Rumah Sementara dari GRC

"<yoastmark

Untuk kamu yang tidak ingin membuat rumah dengan dinding tembok, bisa menggunakan material GRC.

Sedangkan bagian lantai bisa menggunakan lantai semen atau ubin, pastinya memang lebih sederhana.

4. Rumah Semi Permanen Minimalis

"<yoastmark

Sekilas rumah ini sudah terlihat minimalis dan modern dengan pilihan cat dinding yang aesthetic.

Tapi rupanya, material rumah ini terbuat dari kayu sederhana bukan material rumah yang kokoh pada umumnya.

***

Itulah pengertian, ciri-ciri, dan contoh hunian sementara atau permanen.

Temukan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, seperti Summarecon Mutiara Makassar di Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , , , ,


Maskah Alghofar
Maskah Alghofar

Penulis Rumah123.com. Lulusan Penerbitan yang pernah menjadi wartawan hukum dan senang menulis kesehatan, gaya hidup, dan properti.