Rusunawa Rawa Bebek yang berciri khas ornamen Betawi. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea
   

Rusunawa Pemprov DKI Jakarta memang diperuntukkan warga Jakarta. Tapi, ada syarat dan ketentuannya lho kalau mau tinggal di hunian ini. Murah dan strategis itu pastinya tentang Rusunawa, makanya tak sedikit warga yang berminat pada hunian ini.

Berikut ini keterangan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (17-10-12018).

Emang apa aja sih syaratnya? 

Ke-1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta

Ke-2. Kartu Keluarga (KK) DKI Jakarta

Ke-3. Penghasilan sekitar Rp4 juta sampai Rp7 juta bagi yang memilih Rusun di lokasi strategis seperti Rusun KS Tubun dan Rusun Rawabuaya.

Ke-4. Penghasilan sebesar UMR hingga Rp4 juta bisa memilih Rusun yang lainnya.

Ke-5. Buku nikah

Ke-6. Kartu NPWP

Ke-7. Surat keterangan belum punya rumah.

Baca juga: Pemprov DKI Merevitalisasi Rusunawa Penjaringan, Lho… Para Penghuninya ke Mana?

Warga DKI Jakarta yang sudah masuk daftar tunggu saat ini berjumlah 14.624 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi dari warga yang sudah mendaftar sejak 2013 sampai 2018. Sementara Rusunawa yang tersedia adalah 9.430 unit.

Penghuni yang saat ini masih butuh tinggal di Rusunawa bisa melakukan daftar ulang ke Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta hingga akhir Oktober ini.

Pada 1 November, pendaftaran ulang akan dipindahkan ke kantor-kantor Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS). Warga yang telah daftar ulang akan diverifikasi lagi sesuai persyaratan.

Baca juga: Jangan Dipaksakan, Warga DKI Bergaji Rp4,5 juta ke Bawah Cocoknya Ya Rusunawa!

Rusun yang sudah siap huni adalah Rusun BLK Pasar Rebo, Pengadegan, Nagrak, Rorotan, Semper, Tegal Alur, Pulogebang Penggilingan, Penggilingan, Pulogebang, dan Rawabebek.

Berapa Tarif Sewanya?

Sekitar Rp765.000 per bulan. Khusus untuk Rusun KS Tubun dan Rusun Rawabuaya, tarif sewanya lebih tinggi, yaitu Rp1,5 juta per bulan.

Warga Jakarta yang sudah masuk daftar tunggu Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, boleh memilih Rusunawa sesuai keinginan asalkan masih kosong.

"Dari ketersediaan unit yang ada, silakan Anda pilih sendiri rusun yang mana. Nanti baru update datanya. Tapi, untuk informasi, Rusun Pengadegan dan Tegal Alur sudah penuh," kata Meli.

Bagikan: 1573 kali