Foto: Rumah123/Getty
   

Apartemen saat ini jadi pilihan hunian praktis dan ekonomis di kawasan perkotaan. Belakangan ini semakin banyak apartemen dibangun para pengembang. Harga dan tipenya pun beragam. Keuntungan yang bisa kamu dapat dari investasi properti jenis ini bukan aja dari harga unitnya yang meningkat (capital gain), juga dari pendapatan pasif bila disewakan (cash flow).

Ini 4 kiat untuk berinvestasi apartemen:

Lokasi strategis

Perhatikan lokasinya. Lokasi yang strategis dan memiliki pasar sewa akan memudahkan kamu ketika ingin menjualnya lagi maupun tetap menyewakannya. Selain memiliki pasar sewa (dekat universitas atau perkantoran), pastikan juga apartemen yang kamu pilih itu dekat dengan pusat pelayanan publik dan fasilitas umum semisal sekolah, rumah sakit, dan sarana hiburan.

Pertimbangkan pula apartemen yang berkonsep TOD (Transit Oriented Development). Apartemen berkonsep ini terintegrasi dengan pusat transportasi umum, yakni stasiun kereta, terminal bus, stasiun LRT/MRT dan belakangan ini banyak dibangun pengembang.

Rajin-rajinlah mencari informasi mengenai apartemen baru. Incar apartemen yang baru akan dibangun karena harganya jauh lebih murah ketimbang kalau apartemen itu sudah berdiri.

Baca juga: Investasi Apartemen Berpotensi Sewa Tinggi, Mau?

Reputasi pengembang

Rekam jejak (track record) pengembang harus kamu pertimbangkan. Lihat bukti proyek-proyek yang pernah dibangunnya. Reputasi pengembang akan menentukan pula kualitas bangunan apartemen. Bila proyek yang digarap sebelumnya menuai sukses, maka kemungkinan besar proyeknya yang kamu sedang incar juga akan sukses.

Cermati perizinannya

Periksa status tanah apartemen yang kamu taksir. Jangan sampe deh kamu telanjur beli apartemen yang terlibat kasus sengketa. Tapi, lumrah aja sih kalau pengembang menawarkan propertinya saat perizinannya belum terbit. Yang harus kamu lakukan adalah memantau sejauh mana progres izin tersebut. Gali informasi tentang hal ini dari pengembang atau sumber informasi lain semisal dari internet atau dari warga sekitarnya.

Jangan lupa, perjelas perihal sertifikat kepemilikan bangunan semisal Sertifikat Hak Milik (SHM), sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pengelolaan Lahan (HPL), dan Strata Title. Sertifikat Strata Title adalah SHM satuan rumah susun atau apartemen. Hak ini merupakan hak kepemilikan bersama atas komplek bangunan. Artinya, seluruh fasilitas di dalam lingkungan apartemen tersebut adalah milik bersama.

Baca juga: Bandung Selatan Kian ‘Seksi’ untuk Investasi Properti, Beli Aja Hunian di Sini!

Waktu pembeliannya

Beli apartemen saat pra-penjualan emang lebih murah sih, tapi konsep apartemennya bisa aja berubah di tengah jalan. Padahal, mungkin aja kamu udah naksir sama konsepnya. Kalau yang lebih pasti ya nunggu apartemennya sudah jadi, tapi harganya mungkin sudah naik. Sebagai investor, tentunya kamu harus cepat berinisiatif ambil keputusan. Kalau kamu mau untung besar ya beli sekarang, secepatnya!

Bagikan: 880 kali