Foto: Rumah123/Getty
   

Pusing ngatur pendapatan yang pas-pasan? Kamu gak sendirian. Banyak kok yang seperti kamu. Yang harus kamu lakukan adalah pintar-pintar meyiasatinya. Mengatur pendapatan yang pas-pasan, lebih-lebih kalau sudah berkeluarga, itu bukan perkara gampang. Gak sedikit perencana keuangan memberikan saran terbaiknya. Tapi, intinya sih ada tiga hal: pola hidup sederhana, berusaha cari penghasilan tambahan (di luar gaji bulanan), dan sebisa mungkin menghindari utang. Kebiasaan konsumtif dan keinginan yang bukan prioritas harus dihindari.

Kunci kesejahteraan sebenarnya ada pada perencanaan keuangan dan pola hidup sederhana. Kalau waktu masih lajang keuangan pribadi kamu mungkin jor-joran, maka sekarang saatnya kamu menata dan melihat pentingnya mengatur keuangan. Kalau ada orang yang penghasilannya pas-pasan, tapi tetap bisa menabung. Itulah hasil dari disiplin merencanakan keuangan.

Baca juga: Jangan habiskan THR! Hunian TOD Juanda Mulai Dipasarkan Abis Lebaran

Kalau kamu menerapkan perencanaan keuangan, pola hidup sederhana, dan memiliki aset produktif, kamu akan punya ketahanan ketika mendadak terjadi perubahaan situasi ekonomi. Hal itu yang disampaikan Budi Raharjo, CFP, dalam bukunya, Mendadak Hemat Saat Kepepet.  

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa kamu lakukan agar bisa menyiasati gaji yang pas-pasan seperti dikutip dari transmediapustaka.com:

Hidup Sederhana

Kalau kamu karyawan dengan gaji pas-pasan, bisa menghemat makan pagi dan siang dengan cara membawa bekal dari rumah selama lima hari, yang satu harinya lagi kamu bebas deh dari membawa bekal alias silakan makan di luar.

Ingat, gaya hidup bisa menjebak kamu. Mungkin quotes Warren Buffet bisa mengingatkan kita, “Jangan membeli sesuatu yang tidak betul-betul kamu butuhkan, dan ajari anakmu untuk melakukan dan berpikir hal yang sama.”

Baca juga: Siapa Bilang Gaji Pas-pasan Ga Bisa Cicil Rumah?

Hidup Sehat

Bersepeda ke kantor 2–3 kali seminggu mungkin bisa kamu lakukan. Selain sehat, kamu pun bisa berhemat beberapa liter bensin atau ongkos ojek. Luangkan waktu 20 menit setiap pagi untuk berjalan kaki. Hindari stres agar kamu bisa tetap sehat. Kalau sakit ongkosnya mahal, bahkan bisa menguras isi kantongmu. Meskipun kamu punya asuransi kesehatan, yang namanya sakit tetap aja butuh biaya lain-lain. Maka tetaplah sehat dengan menjaga kesehatan diri.

Menabung

Memaksakan diri punya kebiasaan menabung gak selalu harus kamu mulai dari maksain menyisihkan 20% dari gaji kamu. Kamu bisa aja memulai menabung dengan mengumpulkan uang receh seribuan atau dua ribuan di kaleng wadah biskuit atau bahkan di galon bekas air mineral. Jangan sepelekan uang receh. Ada lho orang yang bisa membeli motor dari mengumpulkan uang recehan.

Berinvestasi

Belajar berinvestasi kini makin sederhana. Misalnya, untuk membuka rekening saham, kamu bisa mulai dengan Rp1 juta. Setahun lalu, pemerintah menggalakkan program “Ayo Menabung Saham”. Pelajari dan ambillah saham-saham yang aman dan lakukan dengan metode menabung (jangka panjang), bukan sebagai spekulan atau trader—kecuali kamu seorang yang  memiliki banyak waktu dan ahli dalam bidang ini.

Baca juga: Penghasilan Pas-pasan? Bisa Juga Kok Investasi Properti

Menghindari Utang

Utang yang kamu harus hindari adalah utang konsumtif. Utang konsumtif yakni saat kamu membeli barang-barang yang bukan prioritas dengan menggunakan kartu kredit atau sejenisnya. Kalau kamu berutang untuk membeli rumah atau ruko sebagai investasi jangka panjang, sebaiknya pikirkan lebih matang. Sebab, idealnya cicilan bulanan rumah biasanya 30% dari pendapatan kamu.

Merencanakan Liburan Saat Low Season

Merencanakan cuti untuk berliburan di low season bisa kamu jadikan alternatif. Ambillah tiket perjalanan jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga yang murah. Pada musim ini banyak harga tiket pesawat dan hotel yang didiskon.

Bijak Gunakan Kartu Kredit

Kartu kredit bisa menjadi teman yang baik kalau kamu memanfaatkannya dengan bijak. Misalnya, dengan memanfaatkan promo dan poin hadiah dari kartu kredit. Cara ini bisa kamu jadikan sebagai trik berhemat juga.

Bagikan: 1693 kali