transit oriented development- rumah123.com Ilustrasi Apartemen Berkonsep Transit Oriented Development (TOD). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Berencana Membangun Hunian Vertikal yang Dekat dengan Stasiun MRT Atau KRL Commuter Line (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun rusun susun atau hunian vertikal yang terintegrasi dengan sarana transportasi seperti MRT dan KRL.

Hunian vertikal yang berkonsep TOD (Transit Oriented Development) sedang dikembangkan oleh sejumlah developer. Konsep yang sama juga akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta berenana untuk membangun rumah susun (rusun) atau hunian vertikal. Lokasi hunian ini tidak jauh dari akses transportasi massal seperti MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) dan KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line.

Baca juga: 2021, Stasiun Gambir Hanya Untuk KRL Commuter Line dan Kereta Khusus

Laman berita online Kumparan.com mengutip pernyataan Kepala Seksi Perencanaan Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta Sapta Satria bahwa pihaknya masih mengkaji lokasi yang sesuai untuk dibangun perumahan.

Sapta melanjutkan Pemprov DKI Jakarta memang berencana membangun rusun di dekat stasiun. Nantinya, hunian vertikal ini akan berkonsep TOD.

Hunian vertikal ini membutuhkan ketersediaan lahan milik pemerintah provinsi atau lahan milik BUMD (Badan Usaha Milik Daerah). Lahan di Jakarta memang terbatas untuk membangun hunian.

Hunian Vertikal yang Terkoneksi dengan Transportasi Massal

Perumahan atau hunian vertikal yang memiliki kemudahan akses dan dekat dengan transportasi umum memang diperlukan. Apalagi Jakarta memiliki keterbatasan lahan.

Sapta menyatakan pihaknya sedang memprioritaskan kawasan dengan jaringan transportasi massal seperti MRT atau sekitar stasiun KRL Commuter Line. “Pokoknya kalau sudah ada kita bakal prioritas ke lokasi-lokasi yang sudah ada tapi dalam jangka panjang,” ujar Sapta.

Dia melanjutkan kalau jaringan transportasi publik ini bisa berupa kereta atau bus. Bentuk hunian bisa berupa perumahan umum yang disewakan atau dibangun rumah.

Baca juga: KRL Commuter Line Akan Menjangkau Karawang

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta juga akan membangun rusunawa (rumah susun sederhana milik). Salah satu rusunawa yang baru saja selesai dibangun adalah Rusunawa Pasar Rumput.

Rusunawa tersebut merupakan kawasan mixed use lantaran menyatu dengan Pasar Rumput. Hunian ini memiliki akses transportasi BRT (Bus Rapid Transit) Transjakarta.

Sapta menyatakan untuk hunian vertikal yang dimiliki dan bukan disewakan, pihaknya akan menjalin kerja sama dengen developer atau dengan BUMD dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Hunian Berkonsep TOD dengan LRT dan KRL Commuter Line

Sebenarnya, sejumlah hunian vertikal berkonsep TOD sedang dibangun. Adhi Commuter Properti membangun beberapa apartemen yang terkoneksi dengan LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi).

Adhi Commuter Properti adalah anak perusahaan Adhi Karya yang membangun hunian vertikal. Adhi Karya yang membangun jaringan LRT Jabodebek.

Selain itu, ada dua BUMN yaitu Perumnas dan PT KAI yang bekerja sama membangun apartemen yang terintegrasi dengan stasiun KRL Commuter Line. Dua perusahaan ini membangun beberapa hunian berkonsep TOD, dua di antaranya berada di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang dan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Bagi kamu yang berencana membeli hunian atau berinvestasi properti, mulailah mencari properti yang berkonsep TOD. Yuk, mulai berinvestasi properti.

Baca juga: Stasiun KRL Telaga Murni Mulai Diuji Coba, Yuk Cari Rumah di Bekasi dan Sekitarnya

Bagikan: 1105 kali