pembengkakan jantung

Pembengkakan jantung mungkin menjadi salah satu penyakit yang saat ini sedang dibicarakan banyak orang.

Sebab, kejadian ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh orang tua saja, bahkan anak muda pun juga bisa mengalami hal ini.

Hal tersebut seolah menjadi fakta, mengingat seorang kontestan Indonesian Idol bernama Melisha Sidabutar meninggal akibat penyakit ini.

Adapun, penyakit ini bisa menjadi sesuatu yang sangat fatal, sehingga perlu mendeteksi diri, sekalipun menjaga kesehatan jantung.

Lantas, faktor apa saja yang menjadi penyebab pembengkakan jantung? Simak pembahasannya bersama-sama!

Kenali gejala pembengkakan jantung, kamu bisa melakukan deteksi dini

Ada beberapa gejala pembengkakan jantung yang bisa menjadi bagian penting dalam deteksi dini, sebagai berikut : 

- Sesak nafas parah  - Gangguan irama jantung  - Kelelahan dan nyeri dada - Rasa tidak nyaman pada lengan, punggung, leher, maupun perut - Mudah pingsan - Jantung berdebar-debar

Baca Juga : Gejala Serangan Jantung dan Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Penyebab utama pembengkakan jantung, gaya hidup di rumah selama WFH juga sangat mempengaruhi!

Gaya hidup selama masa WFH yang tidak menentu ternyata bisa menjadi pemicu pembengkakan jantung secara tidak sadar.

Ada beberapa penyebab yang harus kamu ketahui sebagai berikut : 

1. Kardiomiopati 

Penyebab pembengkakan jantung pertama yang kerap ditemukan adalah kardiomiopati yang mengakibatkan kerusakan otot jantung.

Untuk diketahui, otot jantung tergolong bagian yang sangat rentan karena dapat merujuk pada kondisi pembengkakan jantung dan mudah sekali menyerang.

Semakin banyak kerusakan yang terjadi, maka organ vital ini akan sulit bekerja secara normal dan semestinya.

2. Tekanan darah tinggi 

Untuk diketahui, tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan hal yang sangat sensitif terhadap jantung.

Tak hanya sekadar menjadi pemicu serangan jantung, ternyata hipertensi juga berpengaruh besar terhadap penyakit ini.

Adapun, pemicu darah tinggi terhadap penyakit ini memiliki risiko yang sangat fatal, sekalipun berakibat kematian.

3. Penyakit katup jantung 

Jenis penyakit ini akan terjadi apabila satu atau lebih dari keempat katup jantung mengalami kelainan, sehingga fungsi mengalirkan darah menjadi kurang maksimal.

Penyakit ini juga merupakan bagian terpenting dari pembengkakan jantung dikarenakan organ vital ini dipaksa untuk bekerja keras, saat fungsi mengalirkan darah pun menjadi mengalami penurunan.

Tak hanya muncul bagi anak dewasa saja, penyakit ini bisa muncul pada seluruh usia, bahkan tanpa diketahui.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab penyakit katup jantung, seperti : 

- Infeksi endocratis. - Efek samping radiasi kanker. - Demam, penyakit rematik.

4. Obesitas sebagai salah satu pembengkakan jantung 

Usut punya usut, ternyata obesitas dan gaya hidup juga sangat berpengaruh terhadap penyakit berbahaya ini.

Pasalnya, kinerja maupun fungsi jantung menjadi tidak optimal dalam kondisi normal sehingga hal ini perlu menjadi perhatian.

Adapun, obesitas juga bisa dipengaruhi oleh penyakit turunan lainnya, termasuk hipertensi. 

5. Aritmia 

Organ jantung yang berdetak tidak teratur pastinya harus diwaspadai secara mendalam, karena menjadi salah satu penyebab pembengkakan jantung dan berujung pada kerusakan otot jantung.

6. Anemia 

Tak hanya hipertensi, ternyata anemia juga berpengaruh terhadap seluruh jaringan tubuh sekalipun berakibat pada pembengkakan jantung.

Pasalnya, saat kekurangan sel darah merah jantung tidak memperoleh pasukan darah yang baik, sehingga ekstra kerja keras untuk menutupi kekurangan oksigen.

7. Hemochromatosis

Hemochromatosis merupakan kondisi kelainan di dalam tubuh, dimana kadar zat besi yang berlebih dan menumpuk di dalam tubuh, termasuk dalam jantung.

Pada jantung, kelebihan kadar zat besi yang bertumpuk akan mengakibatkan ventrikel kiri membesar.

Ventrikel kiri merupakan persinggahan terakhir darah, sebelum akhirnya dilarikan ke dalam tubuh. 

8. Jantung koroner 

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab pembengkakan jantung yang sangat membahayakan.

Adapun, jantung koroner merupakan turunan penyakit yang berasal dari arteri oleh lemak, sehingga aliran darah yang tersumbat menjadi lambat.

Jika tidak segera ditangani, maka hal ini akan menjadi pemicu serangan jantung yang kerap ditemukan pada usia antara 45-54 tahun.

9. Cairan pada kantung jantung 

Penyebab pembengkakan jantung selanjutnya adalah cairan pada kantung jantung yang sangat sensitif.

Adapun, deteksi cairan tersebut akan tampak jelas apabila penderita langsung melakukan rontgen dada.

10. Gangguan tiroid 

Tiroid menghasilkan hormon yang berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh.

Apabila kelenjar tiroid memiliki produksi berlebih, maka kelenjar akan bekerja tidak maksimal sehingga berpengaruh terhadap pembengkakan jantung.

11. Penyakit amiloidosis

Amiloidosis ternyata juga menjadi salah satu pemicu terjadinya pembengkakan jantung yang kerap terjadi pada masyarakat.

Penyakit ini disebabkan karena protein atau zat amiloid yang menumpuk pada jantung, sehingga mengganggu fungsi jantung sekalipun saat memperoleh oksigen.

Baca Juga : 25 Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan Mulai dari Mengatasi Jerawat Hingga Jantung

Demikian beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai pembengkakan jantung sebagai salah satu penyakit mematikan yang harus diwasapadai.

Untuk cari tahu referensi menarik seputar tips hidup sehat dari rumah, kamu bisa cari tahu selengkapnya di artikel.rumah123.com.

"Sedang mencari rumah idaman? Kamu bisa cek Olive Residence at Summarecon Bekasi."

Bagikan:
3011 kali