Foto: Rumah123/Vida Bekasi

Vida Bekasi adalah kawasan hunian baru di Kota Bekasi. Hunian ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hidup yang lebih berkualitas. Dirancang oleh arsitek Andra Matin, master plan Vida Bekasi dibangun dalam konsep tropical urbanism. Konsep ini bermakna kehidupan yang sadar dan responsif terhadap iklim tropis dan diwujudkan pada kawasan urban berdesain kontemporer.

 

Berfasilitas lengkap yang akan menunjang kebutuhan para penghuninya, Vida Bekasi yang diluncurkan pada Oktober 2013 ini, saat ini telah total berpenghuni lebih dari 9.000 jiwa.

 

Baca juga: Komunitas Vidaloka Gerakkan Hidup Berkualitas di Hunian Vida Bekasi 

 

Nah, demi meningkatkan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Vida Bekasi bersama arsitek Andra Matin pada Rabu (10/1/2018) meresmikan kolaborasi membangun SD Negeri Padurenan 5 di Narogong, Bekasi, Jawa Barat. Ini merupakan bentuk kontribusi mereka. Menjawab permasalahan keterbatasan ruang bermain dan belajar bagi murid-murid SD Padurenan 5 Bekasi, Vida Bekasi menyumbang lahan seluas 2.100 m2 dan menggandeng arsitek Andra Matin untuk mendesain arsitektur gedung serba guna yang modern dan ramah lingkungan.

 
Foto: Rumah123/Vida Bekasi

Sejak berdiri pada 1984, gedung SD Padurenan 5 Bekasi tidak pernah mengalami perkembangan yang berarti, sementara setiap tahunnya peserta didik terus saja bertambah. Saat ini, 432 siswa-siswi SD Negeri Padurenan 5 Bekasi menempati lahan seluas 1.500m2 dengan delapan ruang kelas dan tempat bermain yang terbatas.

 

Kepala SD Negeri Padurenan 5 Bekasi, Awang Zumawan S.Pd, mengatakan, “Tidak hanya kurikulum pembelajaran, fasilitas penunjang yang memadai (ruang kelas dan tempat bermain) menjadi aspek penting dalam mengasah potensi anak. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada Vida Bekasi dan Andra Matin yang telah memulai inisiatif ini, sehingga kami dapat mendorong anak didik kami untuk lebih maju,” katanya.

 

Inisiatif peningkatan pendidikan ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan gedung serbaguna seluas 390 m2 dengan fasilitas musala kecil, toilet, serta amfiteater yang menjadi satu dengan perpusatakaan. Sementara sisa dari lahan yang diberikan diperuntukkan bagi lapangan dan ruang terbuka.

 
Foto: Rumah123/Vida Bekasi

Andra Matin sebagai perancang desain SD Padurenan 5 mengatakan senang dapat menjadi bagian dari tonggak kemajuan SD Negeri Padurenan 5 Bekasi. “Melalui rancangan ini, saya ingin mewujudkan sebuah ruang belajar ramah lingkungan yang nyaman bagi anak-anak untuk beraktivitas di dalam maupun di luar ruangan,” katanya.

 

Sedangkan Direktur Vida Bekasi, Edward Kusuma, mengatakan, membangun kebutuhan pendidikan anak adalah fondasi utama dalam pembangunan masyarakat, khususnya di Bekasi. “Selain membangun kawasan, tentu sudah menjadi tugas kami juga berkontribusi nyata pada masyarakat. Saat ini kami beruntung dapat menjawab kebutuhan anak-anak SD Negeri Pedurenan 5 Bekasi melalui gedung serbaguna,” katanya.

 

Baca juga: Pasar Anyar Segera Lengkapi Kawasan Vida Bekasi 

 

Edward juga mengajak masyarakat luas untuk ikut menciptakan Bekasi yang lebih sejahtera, semisal dengan berkontribusi dalam kegiatan penggalangan dana pembangunan gedung SD Padurenan 5 di jalur utama Vida Bekasi di distrik Bumiwedari. Masyakarat dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendidikan siswa-siswi dengan donasi melalui kanal pembiayaan kolektif Kitabisa.com dengan target Rp5 miliar pada tahap pertama.

 

Selain itu, masih terkait mendukung dunia Pendidikan, khususnya anak-anak di wilayah Bekasi, pada hari yang sama, Rabu (10/1/2018), bertempat di Vida Bekasi, Lions Club Jakarta gelar pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi 1.500 siswa-siswi dan guru lima SD di wilayah Kecamatan Bantargebang dan Mustika Jaya, Bekasi.

 

Baca juga: Klaster Botanica, Hunian Terbaru Berkonsep Alam dari Vida Bekasi 

 

“Lions Club ingin mendukung kegiatan belajar anak terutama kesehatan mata anak-anak. Kami senang dapat bekerja sama dengan Vida Bekasi yang memiliki visi yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan anak-anak di Bekasi,” kata Ketua Daerah 5B Lions Clubs International District 307 B1 Indonesia, Nurahma Tresani.

 

Semua anak-anak yang membutuhkan kacamata, mendapatkan kacamata minus dengan lensa Essilor. Program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata ini merupakan kerja sama kolektif anatra Lions, Essilor, dan Vida Bekasi.

 

Bagikan: 868 kali