pasang jendela Ilustrasi Jendela. Kamu Bisa Memasang Jendela Tanpa Teralis. Ada Sejumlah Tips yang Bisa Dilakukan (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

Kamu ingin pasang jendela tanpa teralis? Bisa saja dan kamu tidak perlu khawatir. Ada sejumlah tips yang bisa diaplikasikan di rumah kamu. 

Saat kamu tinggal di kawasan tropis, tentu kamu mendapatkan berkah berupa sinar matahari yang berlimpah. 

Separuh dari waktu satu tahun, kamu bisa menikmati sinar matahari yang terang.

Hal yang tidak bisa dirasakan di kawasan empat musim. 

Idealnya sih, kamu memiliki jendela berukuran besar di rumah.

Rumah pun jadi memiliki pencahayaan alami saat siang hari. 

Selain itu, pemandangan di luar rumah juga bisa terlihat indah, apalagi jika rumah berada dekat taman, pegunungan, atau pantai.

Kamu bisa menikmati pemandangan indah dari dalam rumah melalui jendela yang lebar, tanpa perlu ke luar rumah. 

Baca juga: 3 Tips Memasang Teralis Jendela yang Benar dan Aman
pasang jendela Kalau Memiliki Jendela Tanpa Teralis, Kamu Bisa Menikmati Pemandangan Indah Di Luar (Foto: Rumah123.com/iStockphoto)

Teralis Sebagai Pengaman Jendela 

Uniknya, orang Indonesia jarang memiliki jendela berukuran besar di rumah alias tidak memanfaatkan sinar matahari. 

Padahal keberadaan jendela besar juga bisa membuat akses udara bisa keluar masuk dengan mudah ke dalam rumah. 

Kalau pun memiliki jendela yang besar, biasanya orang Indonesia memasang teralis sebagai pengaman jendela. 

Sebenarnya, hal ini memang unik.

Orang ingin mengamankan rumahnya dari ancaman maling atau pencuri. 

Berapa banyak rumah kemasukan maling atau pencuri yang nyelonong lewat jendela tanpa teralis?

Namun, keberadaan teralis malah seperti berada di penjara. Tengok saja ketika kamu membuka jendela, ada teralis di baliknya. 

Kamu seperti berada di balik jeruji besi.

Seharusnya, bukan kamu yang terkurung di dalam rumah sendiri.  

Baca juga: Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama Kebakaran, Selalu Cek Instalasi di Rumah
Ilustrasi Kebakaran. Keberadaan Teralis Bisa Membahayakan Penghuni Rumah Lantaran Bisa Membuat Mereka Terjebak di Dalam Rumah (Foto: Rumah123.com/Getty Images)

Kehadiran Teralis Berbahaya Saat Kebakaran 

Keberadaan teralis ini malah bisa berbahaya. Ingat, sederetan kebakaran yang terjadi di Indonesia. 

Berapa banyak korban yang justru terjebak di dalam rumah setelah tidak bisa keluar lantaran jendela tertutup teralis. 

Warga sekitar yang ingin menyelamatkan pun kesulitan melakukan evakuasi lantaran terhalang teralis. 

Orang tidak bisa memiliki pilihan keluar setelah pintu terhalang api.

Sementara jendela yang bisa menjadi akses keluar malah tertutup teralis. 

Awalnya, teralis ini memang ditujukan agar maling tidak masuk ke rumah.

Namun, hal bisa fatal ketika pemilik terjebak kebakaran. 

Kehadiran teralis ini bisa menguntungkan dan merugikan.

Bagi kamu yang tidak menginginkan teralis, tidak usah khawatir soal maling. 

Baca juga: Waspada Modus Pencuri Rumah Kosong Plus Cara Aman Anti Maling
Ilustrasi Maling. Ada Sejumlah Situasi dan Kondisi Rumah Aman Tanpa Memerlukan Jendela Tanpa Teralis (Foto: Rumah123.com/Getty Images)

Tips Aman Tinggal di Rumah dengan Jendela Tanpa Teralis 

1. Keamanan Rumah Terjaga 

Sebenarnya , kamu bisa kok memasang jendela tanpa teralis di rumah.

Jika kamu tinggal di kompleks perumahan atau klaster, kamu bisa memasang jendela tanpa teralis. 

Sistem keamanan lingkungan terjamin lantaran sekeliling klaster memiliki pagar yang tinggi dan akses masuk yang ketat. 

Hanya ada satu pintu gerbang untuk masuk dan keluar. Penghuni juga mempunyai kartu akses masuk. 

Sementara pengunjung harus meninggalkan kartu identitas kalau ingin masuk ke dalam klaster perumahan. 

Saat keamanan lingkungan rumah seperti ini, kamu tidak perlu takut atau khawatir jika jendela tanpa teralis. 

2. Menggunakan Jenis Kaca yang Tepat 

Kalau kamu memasang jendela tanpa teralis, biasanya ukuran jendela memang besar dan merupakan fixed window

Maksud dari fixed window ini adalah kaca tidak dapat dibuka atau ditutup.

Kaca ini juga tidak berfungsi menjadi ventilasi udara. 

Kamu harus menggunakan jenis kaca yang kuat dan tidak mudah pecah. Anggota keluarga bisa aman saat berada di dekat jendela.

Maling atau pencuri juga tidak dapat memecahkannya lantaran kaca ini dirancang kuat untuk benturan. 

Ada dua jenis kaca yang bisa digunakan untuk keperluan ini yaitu kaca tempered dan kaca laminated.

Kaca tempered adalah kaca yang dibuat keras dengan cara memanaskan, sementara kaca laminated adalah beberapa kaca yang saling direkatkan sehingga tebal.

3. Jangan Lupa Memasang Alarm 

Kamu bisa memasang alarm sistem pengamanan berupa sensor pendeteksi kaca pecah.

Alarm ini akan memberitahukan ketika ada kaca yang pecah.

Bukan tidak mungkin kalau kaca pecah ketika kamu sedang tidur, berada di kantor, atau malah sedang pergi berlibur.

Atau ada maling alias pencuri yang nekat untuk memecahkan kaca lantaran tahu kamu sedang tidak berada di rumah. 

4. Memasang Pengganti Teralis Jendela

Kamu bisa memasang pengganti teralis jendela.

Pilihannya memang terbatas seperti memasang kawat nyamuk. 

5. Memilih Teralis Jendela Bisa Dibuka 

Opsi lainnya adalah membuat teralis yang bisa dibuka dan dipasang.

Tentunya, orang tidak bisa membuka dari luar, namun kamu bisa membongkarnya dari dalam rumah.

Semoga ulasan dari Rumah 123 di atas dapat bermanfaat ya. Terus baca artikel-artikel lainnya seputar rumah hanya di artikel.rumah123.com!
Bagikan:
6382 kali