Budidaya ikan gurame di rumah bisa jadi bisnis yang menjanjikan. Untuk pemula yang mau menjajal peruntungan, ini dia panduan lengkapnya!

budidaya ikan gurame

Selain ikan kakap dan ikan lele, ikan gurame merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai tinggi dan kerap dikonsumsi oleh orang Indonesia. 

Ikan yang dikenal memiliki daging yang sangat lembut ini merupakan salah satu jamuan makan malam yang lezat dan bergizi, sekalipun bagi orang yang alergi ikan laut. 

Tak hanya bergizi, ikan gurame juga memiliki nilai bisnis yang baik, sehingga budidaya ikan gurame pun kerap dilakukan di banyak tempat hingga saat ini. 

Mau tau peluang bisnis dalam budidaya gurame? Simak tipsnya berikut ini. 

Baca juga: Cara Mudah Budidaya Ikan Lele di Rumah, Modal Minim Bisa Jadi Jutawan!

Memilih jenis media kolam yang tepat untuk budidaya ikan gurame 

Sedikit berbeda dari jenis ikan lainnya, ikan gurame memiliki ukuran yang cukup besar, sehingga menjadikan media dalam budidaya ikan gurame sebagai prioritas penting. 

Sebab, ukuran ikan yang tergolong cukup besar tersebut pastinya akan memakan ruang yang cukup besar. 

Untuk melakukan budidaya ikan gurame secara cermat, ada beberapa media kolam yang bisa kamu gunakan sebagai berikut. 

1. Kolam semen 

Jenis kolam budidaya gurame yang pertama adalah penggunaan kolam jenis semen. 

Mengingat kolam ini bukan jenis kolam yang alami, maka sebaiknya kamu harus menggosokkan daun pepaya ke dalam kolam. 

Setelah itu, kemudian mengisinya dengan air dan taburan 2 kilogram  garam selama 2 minggu. 

Tujuannya agar mempercepat pertumbuhan lumut dan menghilangkan bau semen tersebut.

Jika hal tersebut sudah dilakukan dengan baik, tahap selanjutnya adalah mengganti air tersebut lalu menebarkan benih.

2. Kolam tanah 

Selain kolam semen, ada juga kolam tanah sebagai jenis media dalam budidaya gurame. 

Untuk kolam ini, kamu pun harus menggali kolam sesuai dengan dimensinya, lalu diberikan taburan kapur untuk membunuh organisme atau penyakit.

Aliri kolam dengan air, lalu diamkan selama tiga hari, dan benih pun bisa dipindahkan ke kolam. 

3. Kolam terpal 

Budidaya ikan gurame di lahan yang sulit bisa diakali dengan menggunakan kolam terpal secara praktis. 

Sebab, penggunaan kolam terpal bisa digunakan kapan saja, maupun juga dibongkar untuk kebutuhan lainnya. 

Penerapan kolam terpal untuk budidaya gurame bisa dilakukan selayaknya penggunaan kolam semen. 

Jenis ikan gurame yang familiar di Indonesia

Sebelum memulai budidaya ikan gurame, sebaiknya kamu harus tau jenis ikan gurame yang akan dibudidayakan dengan baik.

Adapun, jenis ikan gurame tersebut meliputi : 

- Gurame soang 

gurame soang Sumber: Pertanianku

Jika kamu sering pergi ke pasar maupun restoran, Gurame ini akan sangat mudah untuk kamu temui dimanapun.

Berat ikan gurame tersebut berkisar antara 700gr hingga 1,2kg di umur 12 bulan.

- Gurame Jepang

gurame jepang Sumber: Wartawirausaha

Ikan gurame memang tidak ada di Jepang, namun istilah gurame Jepang ini sangat terkenal di Jawa Tengah mengingat karakter ukurannya yang cukup besar. 

Mempunyai karakteristik seperti gurame soang, jenis ikan ini umumnya memiliki bobot antara 3 kg sampai 4 kg per ekornya. 

- Gurame porselen 

gurame porselen Sumber: Infoikan.com

Jenis gurame ini memiliki karakter warna kulit agak merah muda dan keperakan.

Ukuran gurame porselen kurang lebih seperti gurame soang, yakni memiliki berat rata-rata 1,5 kg sampai 2 kg dalam kondisi siap panen.

- Gurame kapas

gurame kapas Sumber: Sukaikan.com

Gurame kapas merupakan salah satu jenis ikan gurame yang sering tersedia di restoran laut. 

Karakteristik gurame ini memiliki warna putih dan sisik yang keras, beratnya pun cukup ringan, yakni maksimal 1,5 kg. 

- Gurame bastar

gurame bastar Sumber: Alamikan.com

Gurame bastar ini merupakan salah satu varietas yang berukuran cukup besar, yakni memiliki berat antara 6 kg sampai 9 kg. 

Namun harus diingat, jika gurame bastar memiliki produktivitas telur yang rendah, sehingga jarang dikonsumsi. 

- Gurame blue safir 

gurame blue safir Sumber: Akuatik.id

Jangan tertipu dengan namanya ya, sebab gurame blue safir justru berwarna merah dengan berat maksimal hingga 2kg.

- Gurame paris  

gurame paris Sumber: Instagram.com/mia_hilmy

Yakni jenis gurame berwarna merah muda yang dipadu dengan aksen keemasan yang sering ditemukan pada sajian gurame goreng kering. 

Umumnya, bobot gurame paris berkisar sekitar 1,5kg.

Baca juga: 5 Langkah Dasar Budidaya Ikan Nila, yang Mau Jadi Jutawan Wajib Tahu!

Ukuran dan harga benih dalam budidaya ikan gurame 

Ukuran benih dalam usaha budidaya gurame tergolong sangat variatif. 

Semakin besar ukuran benih gurame, maka harganya akan semakin mahal. 

Untuk proses pembibitan benih, sangat disarankan untuk membeli benih berukuran diatas 2cm, bukan mengambil benih telur ikan.

Sebab, apabila pembibitan ternak telur, perawatannya lebih sulit karena harus menjaga telur menetas dengan baik.

Adapun, daftar harga benih ikan gurame dapat dideskripsikan sebagai berikut

1. Benih gurame ukuran 2-3cm = Rp135 per ekor 2. Ukuran 3-4cm = Rp150 per ekor 3. Benih ukuran 4-6cm = Rp200 per ekor  4. Ukuran 5-7cm = Rp300 per ekor 5. Benih gurame ukuran besar  = Rp500 per ekor

Proses dan tahapan budidaya ikan gurame 

Setelah memiliki kolam dan mengetahui jenis gurame dan pembibitannya, tahap selanjutnya adalah proses budidaya gurame tersebut.

Ketika pemindahan ke kolam dan di hari pertama saat dimasukkan ke kolam, usahakan agar ikan gurame tidak diberi pelet, sehingga ikan tersebut berpuasa selama dua hari.

Setelahnya, baru diberi pakan yang terdiri dari pelet 4 kg, ditambah 2 tutup botol cairan pemacu tumbuh ikan, dan 1 tutup botol penutrisi ikan (spf3), 3 tetes tebu, dan 1 liter air.

Kamu juga bisa memberikan pakan organik seperti bekatul, ampas tahu, daun pepaya, maupun gedebok pisang. 

Namun, apabila proses budidaya memasuki tahap pancaroba, maka disarankan untuk tidak hanya diberi pelet, namun juga ragam pakan organik diatas. 

Hal ini menjadi sangat penting untuk kekayaan nutrisi, sehingga menghindari dari berbagai macam penyakit. 

Apabila pakan sudah mengambang di kolam, tandanya ikan pun sudah kenyang dan pakan harian dapat dikatakan cukup.

Oleh sebab itu, berikan pakan ikan yang cukup, serta cek kualitas maupun keasaman air, pastikan juga untuk memberikan garam ikan yang tepat.

Tujuan penggunaan garam ikan tersebut berfungsi mencegah panen dini untuk mengurangi kerugian dalam proses budidaya dan pembibitan.

Melihat keuntungan dan potensi budidaya ikan gurame 

Perlu diingat, masa budidaya gurame umumnya berkisar antara 10 sampai 12 bulan, dengan bobot rata-rata sekitar 800 gr hingga 1 kg per ekor.

Umumnya, harga jual ikan gurame untuk ukuran sedang sekitar Rp20 ribu, gurame soang mulai dari Rp40 ribu, dan gurame kualitas super memiliki harga senilai Rp65 ribu per ekornya. 

Jika diasumsikan dalam satu kolam mampu menampung 1000 ekor ikan gurame kualitas super, hasilnya sekitar Rp65 juta untuk sekali panen.

Rasanya uang tersebut cukup menggiurkan, meski bukan dalam satuan keuntungan bersih.

Meski demikian, budidaya gurame bisa menjadi salah satu alternatif tepat sebagai jenis passive income. 

Dapat disimpulkan jika budidaya gurame tidak hanya menguntungkan untuk dijual, namun juga sangat layak dikonsumsi.

Sebab, jika kamu membelinya di restoran, harga ikan gurame tergolong sangat tinggi, sehingga kamu pun bisa berhemat. 

Untuk cari tahu peluang bisnis yang menarik dan menguntungkan dari rumah, simak artikel.rumah123.com selengkapnya. 

Bagikan:
27374 kali