Pameran Furnitur Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019 Kembali Diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pada 11-14 Maret 2019 (Foto: Rumah123/IFEXIndonesia.com)

Pameran mebel dan kerajinan B2B (business to business) terbesar di Indonesia dan kawasan regional, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2019 kembali diselenggarakan.

IFEX dilangsungkan di Jakarta International Expo (JIExpo) Convention Center and Theater, Kemayoran, Jakarta pada 11-14 Maret 2019.

Pameran ini resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Victoria br Simanungkalit, serta Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto.

Baca juga: Wow, Ada Mobil VV Kombi Rotan di IFEX 2017

Airlangga menyatakan Indonesia mempunyai modal besar untuk menjadi pemain utama industri furniture terutama melalui rotan.

“Kementerian Perindustrian telah membuka Pusat Inovasi Rotan Nasional (PIRnas) di Palu (Sulawesi Tengah). Kami harap pusat riset ini bisa digunakan oleh industri untuk meningkatkan daya saing industri,” ujar Airlangga.

Menteri Perindustrian mendorong HIMKI untuk memperluas pusat-pusat industri furnitur di luar Jawa. Kementerian Perindustrian juga akan meningkatkan sumber daya manusia dengan membuka politeknik khusus pengembangan furnitur di Kendal, Jawa Tengah.

Baca juga: Bekraf Bantu Produsen Furnitur dan Kerajinan Perihal Desain dan Branding

Kebetulan, kawasan ini juga menjadi area industri di Jawa Tengah. Dalam waktu dua tahun, industri ini telah menarik 50 investor dengan nilai investasi mencapai US 500 juta (Rp7,1 triliun).

Ketua HIMKI, Soenoto mengungkapkan bahwa untuk memajukan industri furnitur Indonesia dibutuhkan kerja sama dengan dengan negara lain seperti China.

Saat ini, China menjadi eksportir utama industri furnitur di dunia dengan nilai ekspor mencapai lebih dari USD 50 miliar (Rp711 triliun). bandingkan dengan nilai ekspor Indonesia yang hanya mencapai USD 2,5 miliar (Rp35 triliun).

Baca juga: Wah, Ternyata Furnitur dan Kerajinan Indonesia Diminati Pasar Internasional

Bagikan: 561 kali