Ilustrasi (Rumah123/Realestate.com.au)

Situs properti nomor 1 di Indonesia, Rumah123 terus berinovasi setiap waktu. Portal poperti yang merupakan bagian dari REA Group Australia ini membuat terobosan dengan mengadakan Rumah123.com Real Estate Awards 2018.

Penghargaan ini merupakan gabungan dari dua penghargaan Consumer Choice Awards dan Property Agent Awards yang sudah dilangsungkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Rumah123 Raih Penghargaan Property Product Satisfaction Awards 2018

Dalam pemberian penghargaan ini, Rumah123 menggunakan teknologi biometric neuromarketing dalam menentukan para pemenang penghargaan. Teknologi ini baru pertama kali digunakan dalam industri properti di Indonesia.

Biometric neuromarketing ini memanfaatkan teknologi eye-tracking. Teknologi tersebut merupakan proses mengukur gerakan mata untuk menentukan letak dan jenis informasi yang dilihat seseorang, urutan informasi, dan berapa lama pandangan seseorang pada tempat tertentu.

Baca juga: Rumah123 Apresiasi Penghargaan Property Product Satisfaction Awards 2018

“Penggunaan teknologi biometric ini mampu menjawab dengan lebih akurat terkait ‘misteri’ bagaimana pengambilan keputusan pembelian dilakukan, tentu juga memperkuat kredibilitas awards ini sebagai penghargaan yang bebas kepentingan dan objective,” ujar Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung dalam konferensi pers Rumah123.com Real Estate Awards 2018 di Jakarta pada Rabu (18/04/2018).

Teknologi eye-tracking ini menggunakan algoritma canggih yang memungkinkan pengguna mengukur posisi mata dan menentukan dengan tepat di mana fokusnya. Teknologi ini bisa menghasilkan insight dan perspektif baru mengenai perilaku konsumen.

Baca juga: Penghargaan Jadi Bukti Kalau Produk dan Layanan Rumah123 Diterima Baik oleh Konsumen

Para responden yang menjadi partisipan merupakan property seeker atau mereka yang mencari properti. Mereka diperlihatkan beberapa template gambar brousur properti dari laptop yang sudah dihubungkan dengan teknologi eye-tracking yang kemudian direkam dan dianalisis.

Lantas responden akan mendapatkan beberapa pertanyaan kuantitatif terkait gambar-gambar tersebut untuk memperoleh insight yang lebih mendalam. Beberapa aspek yang diukur di antaranya adalah project awareness, quality perception, price perception, favorability, dan project interest. Proyek yang mendapatkan skor tertinggi di setiap kategori akan menjadi pemenangnya.

Bagikan: 2215 kali