Menurut riset REA Group Australia, orang-orang yang tinggal di Benua Kanguru ini memang terobsesi dengan properti. Setidaknya, orang Australia bisa pindah 5-6 kali pindah rumah seumur hidupnya.

Bayangkan kalau orang Australia mulai dewasa, mereka mulai keluar dari rumah orang tua. Mereka mulai menyewa apartemen.

Baca juga: Umur 31 Tahun, Carla Sudah Jadi Investor, Kamu Udah Ngapain?

Setelah mereka cukup mapan, mereka melakukan up grade properti. Mereka bisa menyewa atau membeli apartemen lebih besar. Atau pilihan lainnya adalah membeli rumah.

“Australia banyak orang yang melakukan hal ini, beli, renovasi, jual. Australia ibu kotanya properti. Orang Australia terobsesi punya properti,” ujar Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung dalam pemaparan hasil Sentiment Survey H-1/2018 di kantor Rumah123 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga: Awas, Investasi Properti Bikin Ketagihan

Anak muda biasanya melakukan up grade properti. Mereka akan pindah dari apartemen ke rumah yang lebih besar ketika karier meningkat atau memiliki anak.

Sebaliknya, ketika mereka sudah tua, mereka melakukan down size. Mereka tidak lagi membutuhkan rumah besar karena anak-anak sudah besar dan keluar dari rumah.

Baca juga: Makin Tua, Tambah Tajir, Baru Deh Mikir Investasi Properti

Biasanya mereka mencari rumah yang lebih kecil atau memilih tinggal di apartemen karena alasan kepraktisan. Wow, kamu pernah membayangkan semua ini nggak?

Adalah hal biasa bagi orang Australia untuk melakukan beragam pilihan investasi properti. Mereka bisa membeli properti dan kemudian menyewakannya.

Baca juga: Mau Investasi Properti? Jadi Flipper Aja Sekalian

Atau mereka membeli properti, memilikinya dalam jangka waktu tertentu, lantas baru menjualnya. Pilihan lain adalah membeli properti yang murah, lantas merenovasinya, dan menjualnya lebih tinggi.

Nah, kalau orang Australia memang gila investasi properti, kamu sebagai orang Indonesia pengen seperti ini juga nggak? Yuk, buruan investasi properti.

Bagikan: 1609 kali