lrt jabodebek- rumah123.com LRT (Light Rail Transti/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi) Rute Cibubur-Cawang Akan Menjalani Uji Coba Pada September 2019 (Foto: Rumah123/Getty Images)

LRT Jabodebek lintas Cibubur-Cawang dijadwalkan akan menjalani uji coba pada September 2019 mendatang. Jadwal ini mundur dari rencana sebelumnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi) lintas Cibubur-Cawang bakal melakukan uji coba pada September 2019.

Jadwal ini mundur dari rencana sebelumnya. LRT Jabodebek direncanakan menjalani uji coba pada Juli 2019.

Baca juga: Tips Investasi: Kehadiran LRT Berefek Pada Kenaikan Harga Properti

Situs berita online CNN Indonesia.com mengutip pernyataan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri menyatakam bahwa kereta ringan yang akan digunakan telah siap beroperasi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menyatakan bahwa rencana uji coba LRT akan berlangsung selama enam (6) bulan. Uji coba diharapkan selesai pada 2020 mendatang.

LRT Jabodebek akan menggunakan kereta ringan yang diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka yang berada di Madiun, Jawa Timur. Operator masih menanti seluruh gerbong kereta ringan untuk dikeluarkan dari gudang PT Inka.

Baca juga: LRT Palembang Angkut 2 Juta Penumpang Selama 1 Tahun Beroperasi

“Kereta-keretanya sudah siap, dan semoga bisa diujicobakan mulai Oktober selama enam bulan paling tidak,” ujar Budi.

“Saat LRT Palembang sebenarnya uji coba membutuhkan waktu hampir satu tahun, tapi karena untuk LRT ini kereta sudah diuji sehingga hanya enam bulan saja,” lanjut Menteri Perhubungan.

Pembangunan LRT Jabodebek Mundur dari Jadwal

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Panjaitan menyatakan uji coba LRT Jabodebek mengatakan bahwa uji coba LRT Jabodebek lintas Cibubur-Cawang memang perlu segera dilakukan.

Proyek pembangunan LRT Jabodebek sempat mundur setahun karena pembebasan lahan yang tidak cepat selesai. Luhut berharap operasional LRT Jabodebek tidak mundur lagi.

Perkembangan pembangunan proyek LRT Jabodebek lintas Cibubur-Cawang sudah mencapai 85 persen pada Juli 2019. Sementara untuk lintas Bekasi Timur-Cawang baru mencapai 57,1 persen.

Salah satu penghambat pembangunan lintas Bekasi Timur-Cawang adalah masalah pembebasan lahan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Lahan di kawasan ini diproyeksikan menjadi depo LRT.

Pada Juli 2019, jumlah lahan yang telah dibebaskan telah mencapai 55 persen. Jumlah kebutuhan lahan mencapai 360 bidang tanah.

LRT Jabodebek Diproyeksikan Beroperasi Pada 2021

LRT Jabodebek direncanakan dapat beroperasi pada Maret 2021. Pembangunan LRT Jabodebek dilakukan oleh Adhi Karya yang juga merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Adhi Karya juga membangun sejumlah hunian vertikal berkonsep TOD (Transit Oriented Development).

LRT Jabodebek ini memiliki tiga lintas yaitu Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Dukuh Atas-Cawang. Lintas Cibubur-Cawang memiliki panjang rute 14,5 kilometer. Lintas ini mempunyai empat stasiun yaitu Taman Mini Indonesia Indah, Kampung Rambutan, Ciracas, dan Harjamukti Cibubur.

Lintas Bekasi Timur-Cawang mempunyai rute sepanjang 18,5 kilometer. Rute ini memiliki tujuh stasiun yaitu Jatibening Baru, Cikunir 1, Cikunir 2, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur.

Sedangkan lintas Dukuh Atas-Cawang memiliki rute sepanjang 11,5 kilometer. Lintas ini mempunyai enam stasiun yaitu BNN (Badan Narkotika Nasional), Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Kuningan, Rasuna Said, Setia Budi, dan Dukuh Atas.

Baca juga: Bogor, Dari Kota Angkot Menuju Kota LRT dan Trem

Bagikan: 1329 kali