Ilustrasi Apartemen Sempit di Hong Kong (Rumah123/Business Insider)

Pernah melihat brosur yang dirilis oleh perusahaan pengembang? Pasti pernah, apalagi buat mereka yang pernah atau sedang mencari properti.

Coba deh lihat dengan seksama. Berapa luas rumah yang ditawarkan? Biasanya hanya berukuran 60 meter persegi atau 72 meter persegi. Maksimum hanya 90 meter persegi.

Baca juga: Di Hong Kong Ada Apartemen Peti Mati, yang Ini “Kotak Sepatu”

Seberapa sering melihat rumah yang ditawarkan memiliki luas 120 meter persegi, 150 meter persegi, atau 200 meter persegi? Jarang kan? Biasanya rumah dengan luas seperti ini berada di Bogor dan tergolong rumah peristirahatan yang mahal.

Sekarang bandingkan dengan rumah orang tua kamu, paman dan bibi, sahabat orang tua, atau siapa saja yang pernah membeli rumah 20-30 tahun lalu. Jika mereka memiliki rumah di kompleks perumahan, luasnya rata-rata besar.

Baca juga: Punya Lahan Sempit di Kota Besar, Jangan Komplen Dulu!

Nggak usah heran kalau ada paman dan bibi yang memiliki rumah berukuran 200 meter persegi di Depok, Jawa Barat. Saat dipasarkan pada era 1980-an, luas rumah biasanya memang segitu.

Ukuran lainnya ya 120 meter persegi atau 150 meter persegi. Jadi nggak usah heran kalau ada paman dan bibi yang menyatakan kalau saat beli rumah berukuran seperti ini, sudah termasuk ukuran yang paling kecil.

Baca juga: Rumah Sempit yang Cocok Buat Bangsa Pelaut

Padahal kalau saat ini, ukuran rumah yang dianggap kecil itu malah sudah paling besar pada era abad 21 ini. Nah, ukuran rumah dari masa ke masa semakin ciut kan?

Situs properti nomor 1 di Indonesia, Rumah123 pernah melakukan riset pada akhir 2017. Riset dilakukan tim Business Intelligence Rumah123. Hasilnya seharusnya membuat kamu khawatir lho.

Baca juga: Yang Bilang Apartemen Tipe Studio Sempit itu Gak Gaul!

Satu tahun kamu menunda membeli rumah, maka luas rumah yang kamu beli pada tahun berikutnya sudah berkurang antara 4 hingga 8 meter persegi! Nah, sekarang mari berhitung.

Jika kamu ingin membeli rumah seluas 100 meter persegi, namun kamu menundanya, maka tahun depan kamu hanya sanggup membeli rumah dengan luas 92 sampai 96 meter persegi.

Baca juga: Yang Bilang Apartemen Tipe Studio Sempit itu Gak Gaul!

Ya, kalau kamu menunda lima tahun ya, hitung saja sendiri. Berapa luasnya? Kamu hanya sanggup membeli rumah dengan ukuran 60 hingga 80 meter persegi.

Nah, sementara sekarang ukuran rumah rata-rata hanya 60 hingga 72 meter persegi. Jadi seandainya, kamu menunda lima tahun, luas hanya berkurang 4 meter persegi, maka kamu hanya bisa membeli rumah dengan luas 40 hingga 52 meter persegi?!

Baca juga: Mau Tahu Cara Menyiasati Apartemen Sempit? Hmm, Ini Dia Nih

Kalau luasnya segitu, ini termasuk rumah, apartemen, kamar kos, rumah petak, atau apa nih? Perlu kamu ketahui kalau properti di Hong Kong sangat mahal banget lho. Ukuran apartemen bisa seluas lahan parkir atau malah seperti peti mati.

Sebelum properti semakin mahal, jangan deh untuk menunda beli. Mendingan kamu maksa beli properti. Yuk, nekat beli rumah.

Bagikan: 5149 kali