Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock Photo Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock Photo

Kota Jakarta akan menjadi tempat terakhir atau penutup Pameran Rumah Rakyat. Tepatnya di Exhibition Hall Smesco, 9-13 November 2016 mendatang.

Sebelum pameran yang dihelat oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) tersebut berlangsung, terlebih dulu sudah digelar di Kendari. Persisnya di Gor Pemuda, Rabu (26/10). Perhelatan yang diikuti oleh 30 pengembang ini berlangsung selama lima hari (26-30 Oktober 2016).

Baca juga: MBR Cuma Mampu Cicil KPR Rp500 Ribu

Pameran ini sekaligus bermaksud membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah pertamanya. Antara lain dengan bantuan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP).

“Ada 30-an pengembang yang membangun rumah dengan menggunakan fasilitas KPR Sejahtera FLPP,” ujar Direktur Utama Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU-PPDPP) Kementerian PUPR, Budi Hartono.

Ada 25 bank pelaksana yang juga turut serta pada event yang diadakan tiap tahun ini. Terutama di Kendari, rumah tapak atau landed house ditawarkan dengan harga terjangkau, yakni Rp122,5 juta.

Baca juga: Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Ditingkatkan Demi Membiayai Rumah Pekerja

Selain 30 pengembang, pameran ini juga melibatkan Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian PUPR yaitu Ditjen Pembiayaan Perumahan, Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Cipta Karya, Badan Penelitian dan Pengembangan, dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW).

Pameran ini sudah memasuki tahun ketiga yang dilaksanakan oleh PPDPP demi mendukung program pemerintah. Sebelum di Kendari, Pameran Rumah Rakyat telah digelar di dua kota, yakni Jambi (12–16 Oktober) dan Banyuwangi (14–18 Oktober). (Wit)

 
Bagikan: 7376 kali