Rumah Mikro yang Didesain oleh Lowe Guardians & Studio Bark (Rumah123/Curbed)

Hunian yang layak dan terjangkau memang masih menjadi masalah terutama bagi generasi milenial. Harga properti yang mahal tidak sebanding dengan gaji milenial yang masih terbatas.

Sejumlah rumah mikro dipasang di sejumlah gedung kosong di ibu kota Inggris, London. Semua ini menjadi bagian dari SHED Project.

Baca juga: Milenial Pilih Tinggal di Kawasan Sub Urban, Nah Begini Dong!

Proyek ini melibatkan perusahaan pengelolaan properti Lowe Guardians dan juga biro arsitek Studio Bark. Kedua perusahaan ini mendesain rumah contoh yang kelak akan dikembangkan lagi.

Mereka membuat hunian sementara yang terjangkau bagi para profesional muda dalam gedung yang kosong seperti gudang atau gedung perkantoran. Para profesional muda ini termasuk juga para milenial.

Baca juga: Kawasan Sub Urban Lebih Hidup Karena Pengaruh Milenial, Beneran Lho

Hal ini dilakukan untuk menjaga bangunan dari para penyewa yang tidak bertanggung jawab, aksi vandalisme atau perusakan oleh orang iseng, dan juga kerusakan yang biasa terjadi pada bangunan kosong.

Rumah mikro ini menjadi alternatif bagi para penyewa. Mereka hanya perlu membayar uang sewa yang lebih murah karena gedung yang digunakan merupakan bangunan yang tidak dipakai lagi.

Baca juga: Rumah Prefabrikasi Ini Bisa Dipasang dalam 5 Jam, Mau Punya Ga?

Founder Lowe Guardians, Tim Lowe menyatakan dia mendapatkan ide ini setelah menyaksikan sejumlah gedung yang kosong dan kotor lantaran tidak ditempati. Lantas dia berkolaborasi dengan Studio Bark.

Rumah mikro ini didesain mudah saat dipasang. Pemasangan hanya memerlukan waktu satu hari menggunakan peralatan standar seperti bor dan palu. Rumah ini juga dapat dibongkar untuk dipindahkan ke tempat lain dan kemudian dipasang lagi.

Baca juga: Inilah Hotel Mikro Pertama di AS, Luas Kamar Hanya 15 Meter Persegi!

Hmm, menarik juga ya ide untuk menempatkan rumah mikro di gedung yang kosong. Mungkin kalau di Indonesia lebih tepatnya itu seperti kamar kost ya.

Sepertinya sih kalau di Indonesia bisa ya untuk diaplikasikan hal serupa, menempatkan rumah mikro di gedung atau bangunan kosong. Lantas disewakan dengan harga terjangkau untuk generasi milenial.

Bagikan: 2043 kali