Desain Rumah Sempit yang Dirancang oleh Biro Arsitek asal Korea Selatan, Raum (Rumah123/Dezeen)

Zaman now udah nggak nge-tren lagi hunian berukuran gede. Sekarang tuh, punya rumah atau apartemen sempit itu lebih kekinian lho.

Banyak keunggulan memiliki rumah sempit, salah satunya kamu nggak perlu capek membersihkan rumah. Selain itu, harga lahan semakin mahal. Tentunya sulit bagi kamu yang tergolong first time home buyer untuk punya rumah pertama yang besar.

Baca juga: Rumah Sempit yang Cocok Buat Bangsa Pelaut

Jika kamu memiliki lahan sempit berukuran 100 meter saja, kamu bisa menyulapnya menjadi hunian yang nyaman untuk keluarga. Masih belum menemukan ide desain rumah yang cocok?

Gampang kok, datang aja ke Homedec 2018. Pameran home show ini kembali dilangsungkan di ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD City, Tangerang, Banten pada 6-9 September.

Baca juga: Kayak Gimana Punya Rumah Sempit di Tengah Hutan?

Dalam Homedec 2018 ini, ada pameran Rumah 100 meter persegi yang dipamerkan oleh Indonesia Young Architect (IYA). Acara ini memamerkan sejumlah rancangan rumah sempit.

“Kita coba mengangkat permasalahan keterbatasan lahan, harganya sudah mahal, lantas kami mencoba memberikan tantangan berupa lima skenario kepada para peserta,” ujar co-founder Blu-Print, Ricky Cahyadi dalam konferensi pers Homedec 2018 di Jakarta pada Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Rumah Sempit Seluas 52 Meter Persegi Seharga Rp140 Juta

Ricky yang ikut berperan dalam acara ini memaparkan kalau Rumah 100 M2 berasal dari gagasan sejumlah arsitek muda di Bali. Mereka mengangkat permasalahan dengan mendesain rumah sempit berukuran satu are. Masyarakat Bali lebih suka menggunakan penggunaan kata satu are untuk tanah ukuran 100 m2.

Puluhan arsitek muda dari seluruh Indonesia mengikuti kompetisi ini. Mereka tidak hanya dari Bali dan Jakarta, tetapi juga dari Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan lainnya.

Baca juga: Rumah Sempit Ramah Lingkungan dari Bahan Daur Ulang

Para peserta mendapatkan tantangan berupa beberapa skenario, di antaranya adalah mendesain rumah untuk pasangan yang memelihara binatang, keluarga kecil, hingga rumah yang bisa menampung enam orang mulai dari kakek nenek, anak, menantu, dan cucu.

Ukuran tanah juga bervariasi. Para arsitek juga harus bisa mendesain berdasarkan koefisien luas bangunan dan koefisien dasar bangunan. Lahan tidak boleh dibangun menjadi bangunan seluruhnya.

Baca juga: Saatnya Milenial Jatuh Cinta Kepada Rumah Sempit

Setelah itu, karya rancangan para peserta mendapatkan kurasi dari arsitek senior. Sejumlah karya terbaik akan dipamerkan dalam Homedec 2018.

Buat kamu yang sudah punya lahan sempit dan ingin membangun rumah plus belum punya ide desain rumah, datang saja untuk melihat karya para arsitek ini. Siapa tahu ada dua tiga desain yang menarik perhatian sehingga kamu punya gambaran untuk rancangan rumah sempit kamu.

Bagikan: 1173 kali