Kompetisi Rumah Sempit 2018 (Rumah123/Jhony Hutapea)

Bagaimana rasanya berdiri selama lima hari empat malam? Wah, saat berdiri menunggu antrian saja, kamu pasti sudah capek kan?

Nah, bayangkan bagaimana rasanya melakukan hal tadi. Kamu hanya memiliki waktu istirahat selama tiga jam setiap hari.

Baca juga: Berjuang di Kompetisi Rumah Sempit 2018, Novan Dapat Kunjungan Istimewa

Hal ini yang dialami oleh para peserta kompetisi Rumah Sempit 2018 yang diselenggarakan situs properti nomor 1 di Indonesia, Rumah 123 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta pada 21-25 Maret 2018 lalu.

Sebelum menjalani, para peserta juga sudah menjalani tes kesehatan dan tes fisik. Tentunya mereka harus punya fisik dan stamina yang bagus.

Baca juga: Refleks Gerakkan Jari Kaki, Harapan Iswanto Jadi Juara Rumah Sempit 2018 Harus Kandas

Saat menjalani kompetisi yang sesungguhnya, para peserta pun banyak yang bertumbangan karena masalah fisik. Ada yang karena tekanan darah rendah atau tekanan darah tinggi.

“Tim medis periksa peserta, lantas konsultasi dengan panitia, peserta bakal tereliminasi atau nggak?” ujar dr. Henri Aprilio Purnomo kepada Rumah123. Henri menjadi salah satu dokter jaga yang bergantian dengan dokter lainnya selama kompetisi.

Baca juga: Runner Up Rumah Sempit 2018 Berikan Seluruh Hadiah Kepada Istri Tercinta

Tim medis memeriksa para peserta beberapa kali dalam sehari. Tekanan darah peserta diperiksa, tinggi atau rendah. Kondisi kesehatan lainnya juga diperiksa. Setelah berdiri cukup lama dan tidak melakukan aktivitas fisik, tentunya ada perubahan dalam aliran darah.

Setelah itu, tim medis akan berkonsultasi dengan panitia. Kalau peserta dinyatakan memiliki kondisi kesehatan yang menurun, panitia bisa memutuskan untuk mengeliminasinya. Tentunya hal preventif harus dilakukan supaya tidak terjadi hal yang diinginkan.

Bagikan: 238 kali