Foto: Rumah123/Getty
 

Harga rumah saat ini mengalami perlambatan kenaikan. Seperti dilaporkan Bank Indonesia (BI) dari Survei Harga Properti Residensial (SHPR) pada Triwulan II-2018, pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer melambat.

"Secara keseluruhan harga properti melambat," kata Direktur Departemen Statistik BI, Gantiah Wuryandani, seperti dikutip detik.com, Kamis (9-8-2018).

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) BI pada Triwulan II/2018 yakni sebesar 0,76%, sedangkan pada Triwulan I/2018 sebesar 1,42%. Jadi, memang ada penurunan sebesar 0,66%.

Baca juga: Pengembang Rumah MBR Terkendala Harga Lahan yang Kian Mahal

Penurunan pertumbuhan juga terjadi pada tipe kecil rumah, kalau pada Triwulan II/2018 sebesar 1,36%, sedangkan pada Triwulan I/2018 sebesar 2,3%. Penurunannya sebesar 0,94%.

Begitu juga untuk tipe menengah rumah, pertumbuhannya menurun, IHPR-nya dari 1,31% menjadi 0,68% (penurunannya 0,63%). Sedangkan untuk tipe besar rumah, penurunannya 0,37% (dari 0,64% menjadi 0,27%).

Baca juga: Kalau Gak Mau DP 0%, Ada KPR Skema FLPP dengan DP 1%

Jadi, perlambatan harga rumah selama 6 bulan terakhir ini  terjadi baik pada tipe kecil, menengah, maupun besar. Bagaimana untuk masa-masa selanjutnya, apakah harga rumah masih anteng-anteng aja? BI memprediksi untuk Triwulan III/2018, IHPR secara keseluruhan masih melambat, yakni di angka 0,55%.

Nah, mumpung harga rumah belum akan naik-naik lagi, segera aja kamu beli. Kamu mau nunda sampe harga rumah bergerak meningkat tinggi? Yah, gak kebeli dong!

Bagikan: 921 kali