Bagi Kamu yang Memilih Mudik Lebaran Melalui Jalan Tol Trans Jawa, Jangan Lupa Mengisi Saldo E-Toll dalam Jumlah Banyak. Salah Satu Alasannya Agar Kamu Tidak Terjebak Antrean di Rest Area Atau Tempat Istirahat dan Pelayanan Karena Harus Mengisi Isi Ulang (Foto: Rumah123/Getty Images)

Tidak terasa kalau bulan Ramadan 1440 Hijriah sudah akan memasuki sepuluh hari terakhir. Ritual tahunan mudik lebaran akan dimulai. Bagi kamu yang berencana mudik lebaran melalui jalan tol Trans Jawa, jangan lupa untuk mengisi e-toll sebanyak-banyaknya.

Dalam beberapa hari ke depan, arus mudik akan mulai memadati jalan terutama jalan tol Trans Jawa. Jutaan pemudik akan meninggalkan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) menuju kampung halaman masing-masing.

Kamu bisa jadi salah satunya. Salah satu hal yang mesti dipersiapkan saat mudik mengunakan kendaraan pribadi adalah saldo e-toll untuk membayar biaya tol.

Baca juga: Sistem Mana Yang Dipakai di Jalan Tol Saat Mudik Lebaran: Ganjil Genap Atau One Way?

Seperti dikutip dari Tirto.id, Kepala Sub Bidang Operasional dan Pemeliharaan II Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Joko Santoso yang mengingatkan para pemudik yang menggunakan jalan Tol Trans Jawa supaya mengisi saldo e-money sebelum mudik.

Joko melanjutkan bahwa biasanya yang melewati jalan ini sering kali antre di rest area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) untuk mengisi ulang e-money. Hal ini untuk menghindari antre di TIP.

Pada 2018 lalu, terjadi antrean panjang memasuki rest area. Hal ini menyebabkan penumpukan kendaraan dan kemudian menyebabkan kemacetan di jalan tol.

Baca juga: Ada 71 Rest Area Sepanjang  Jalan Tol Trans Jawa, Mudik Lebaran Pun Bisa Lebih Tenang

BPJT berencana untuk melakukan skema buka tutup rest area. Tentunya agar hal serupa tidak terulang pada tahun ini.

Supaya kamu tidak terjebak kemacetan saat masuk TIP lantaran ingin mengisi saldo e-toll, sebaiknya kamu mengisi saldo dalam jumlah banyak sebelum berangkat. Atau kamu bisa memiliki beberapa kartu dengan jumlah saldo yang cukup.

BPJT sempat melansir biaya tol untuk sejumlah tujuan seperti Jakarta-Probolinggo Rp727.500, Jakarta-Cirebon via gerbang tol Kanci Rp144.000.

Baca juga: Mau Mudik Lebaran Lewat Jalan Tol Trans Jawa? Ini Dia Tarifnya

Jakarta-Cirebon via gerbang tol Palimanan Rp132.000, Jakarta-Semarang Rp349.500, Jakarta-Solo Rp426.500, Jakarta-Surabaya Rp675.500, dan Jakarta-Pasuruan (Grati) Rp727.500.

Sebenarnya, sudah terbayang kan kalau kamu mau mudik dari Jakarta dengan tujuan Solo, Semarang , atau Surabaya, kamu harus mengeluarkan berapa jumlah uangnya.

Jika kamu mudik ke Solo, ya isi saja saldo e-toll hingga Rp500.000 karena kamu akan mengeluarkan Rp426.500. Atau kalau kamu mudik ke Semarang, pastikan saldo kartu tol elektronik mencapai Rp400.000 lantaran kamu akan membayar Rp349.500.

Baca juga: Jalan Tol Pandaan-Malang Masih Gratis Selama Mudik Lebaran 2019

Hal yang sama kalau kamu ingin mudik ke Surabaya. Kamu harus membayar tol hingga Rp675.500. Pastikan kalau saldo tol kamu mencapai Rp750.000.

Lebih baik kamu mengisi lebih ketimbang harus masuk ke rest area atau TIP guna mengisi saldo e-toll. By the way, biasakan juga mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat.

Bagikan: 1465 kali