mrt jakarta- rumah123.com Ilustrasi. Operator MRT Jakarta, PT MRT Jakarta Akan Meluncurkan Tiket Multi Trip untuk Penumpang. Bank Indonesia Telah Memberikan Izin Penerbitan Kartu Uang Elektronik (Foto: Rumah123/Getty Images)

MRT Jakarta akan menerbitkan dan meluncurkan kartu multi trip untiuk para penumpang. Operator sudah mendapatkan izin dari Bank Indonesia.

Pengelola MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) Jakarta, PT MRT Jakarta akan menerbitkan dan meluncurkan kartu multi trip atau multi-trip ticket alias kartu perjalanan ganda. Kartu ini bernama Jelajah.

Kartu multi trip ini akan memudahkan penumpang yang bepergian. Penumpang tidak perlu lagi bolak balik menukarkan kartunya.

Baca juga: Stasiun MRT Jakarta Fase II Berada di Bawah Tanah Sedalam 36 Meter

Penumpang bisa mengisi ulang saldo kartu sebelum melakukan perjalanan. Pengisian saldo bisa dilakukan di loket dan juga mesin yang tersedia di stasiun MRT Jakarta.

MRT Jakarta ini memiliki 13 stasiun. Sebanyak tujuh stasiun merupakan stasiun layang, sementara sisanya enam stasiun berada di bawah tanah.

Sebelumnya, penumpang juga dapat menggunakan kartu uang elektronik yang diterbitkan oleh sejumlah lembaga perbankan. Semua ini memang dihadirkan untuk memudahkan penumpang.

Kartu Multi Trip MRT Jakarta Telah Mendapatkan Izin dari Bank Indonesia

Rencana penerbitan kartu multi trip oleh MRT Jakarta ini sudah memperoleh izin dari Bank Indonesia. Bank sentral memang harus memberikan izin penerbitan uang elektronik.

Bank Indonesia melalui surat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia nomor 21/447/DKSP/Srt/B tanggal 14 November 2019 memberikan kepastian tersebut.

Surat ini berisi bahwa PT MRT Jakarta sudah memperoleh persetujuan izin sebagai penerbit uang elektronik berbentuk chip atau chip based.

Baca juga: MRT Jakarta Fase II Mulai Dibangun Pada Maret 2020

Laman berita online Kumparan.com melansir pernyataan Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi bahwa pihak sudah mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia untuk MTT Multi Trip Ticket. Operator akan mulai menjual kartu multi trip pada 25 November 2019.

Persetujuan izin untuk PT MRT Jakarta dalam menerbitkan uang elektronik berlaku selama lima tahun. Izin berlaku hingga 14 November 2024 dan bisa diperpanjang kembali.

MRT Jakarta Akan Melakukan Sosialiasi Kartu Multi Trip Jelajah

Effendi melanjutkan penumpang cukup membeli satu kartu multi trip. Penumpang tidak perlu melakukan refund seperti biasanya.

Proses refund ini merepotkan operator dan penumpang. Setidaknya harus ada petugas yang melayani proses refund di loket. Kehadiran kartu multi trip atau kartu perjalanan ganda ini akan memudahkan semua pihak.

PT MRT Jakarta akan melakukan sosialiasi penerbitan kartu multi trip. Sosialisasi dilakukan secara langsung dan juga menggunakan media sosial.

Baca juga: Kehadiran MRT Jakarta Membuat Keinginan Membeli Kendaraan Menurun

Operator berencana untuk menjual kartu multi trip di dalam stasiun. Rencananya, kartu multi trip ini dipasarkan dengan harga Rp50.000. Rinciannya sebagai berikut Rp25.000 untuk membeli kartu dan sisanya Rp25.000 untuk saldo.

Kartu multi trip ini sebenarnya sama dengan kartu uang elektronik yang diterbitkan oleh perbankan. Namun, Effendi meyakinkan bahwa kartu multi trip memiliki kecepatan membaca kartu hanya 0,02 detik, sedangkan kartu uang elektronik dari bank memakan waktu lebih dari 2 detik.

Bagi kamu yang sering menggunakan MRT Jakarta untuk pergi pulang ke kantor atau tempat beraktivitas, kamu bisa memanfaatkan kemudahan dengan memiliki kartu multi trip ini.

Baca juga: Yogyakarta Berencana Memiliki MRT Pada 2022

Bagikan: 1321 kali