Pemerintah Akan Memberikan Subsidi untuk Penumpang MRT dan LRT (Foto: Rumah123/LRTjabodebek.com)

Gaes, kalian sudah tahu belum kalau Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan memberikan subsidi untuk LRT dan MRT. Saatnya hemat banyak untuk berangkat ke kantor nih.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan tarif MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit) sebesar Rp10.000 dan tarif LRT (Light Rapid Transit) sebesar Rp6.000.

Kenapa Pemprov DKI Jakarta memberikan subsidi? Tarif keekonomian untuk MRT Jakarta sesungguhnya adalah Rp31.659 per penumpang, sedangkan tarif keekonomian untuk LRT Jakarta yaitu Rp41.655.

Baca juga: Sering Macet Panjang, Pembangunan LRT dan Kereta Cepat Disetop Sementara

Pemprov DKI harus memberikan subsidi agar tarif MRT dan LRT sesuai dengan usulan. Subsidi untuk MRT Jakarta per penumpang yaitu Rp21.659, sedangkan untuk LRT subsidi sebesar Rp35.655.

Meski baru beroperasi, MRT diproyeksikan akan memiliki penumpang sebanyak 65.000 orang per hari pada 2019. Sedangkan untuk LRT diperkirakan bisa mengangkut 14.255 penumpang per hari.

Untuk itu, Pemprov DKI akan mengeluarkan subsidi sebesar Rp572 miliar untuk MRT pada 2019. Sementara subsidi untuk LRT sebesar Rp327 miliar.

Baca juga: Kenapa Sih Jadwal Operasional LRT Kembali Tertunda

Seperti halnya transportasi massal lainnya seperti Transjakarta dan kereta listrik commuter line, pemerintah memang berkewajiban untuk memberikan subsidi.

Jadi buat kamu yang biasa menggunakan mobil dan motor, kenapa nggak beralih menggunakan transportasi massal? Ada rencana untuk integrasi LRT, MRT, kereta listrik commuter line, bus Transjakarta, dan juga kereta bandara.

Buat kamu yang sudah terbiasa menggunakan transportasi massal, semakin banyak alternatif untuk pergi ke kantor kan. Kamu bisa menghemat banyak ongkos transportasi. Sisanya bisa ditabung untuk uang muka atau down payment (DP) dan juga cicilan properti.

Baca juga: Usulan Tarif untuk MRT Rp10.000, Tarif untuk LRT Rp6.000, Ayo Naik Transportasi Massal

Bagikan: 2528 kali