Presiden Joko Widodo Saat Mencoba MRT. Setelah MRT Fase 1 Dioperasikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Akan Membangun Fase 2 dari Bundaran Hotel Indonesia ke Kota. Saatnya Kamu Membeli Hunian Terkoneksi Transportasi Massal (Foto: Rumah123/Jakartamrt.co.id)

Saatnya fokus membeli rumah, melupakan sejenak rencana membeli mobil, waktunya untuk naik transportasi massal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperpanjang rute MRT Jakarta hingga 231 kilometer!

Pembangunan MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit) fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia telah diselesaikan. Rute ini mempunyai panjang 16 kilometer.

MRT ini merupakan jalur koridor utara-selatan. Rute ini memiliki 13 stasiun, sebagian di antaranya berada di bawah tanah.

Baca juga: Usulan Tarif untuk MRT Rp10.000, Tarif untuk LRT Rp6.000, Ayo Naik Transportasi Massal

Pengelola PT MRT masih melakukan uji coba mulai dari 12 hingga 24 Maret 2019. Pada Ahad (24/03/2019), Presiden Joko Widodo akan meresmikan beroperasinya MRT.

Kompas.com melansir bahwa pemprov DKI Jakarta akan mengembangkan rute MRT hingga 213 kilometer. Perpanjang rute MRT Jakarta ini bakal menjadi salah satu proyek dalam proposal senilai Rp571 triliun yang diajukan ke presiden.

Selain peresemian MRT fase 1, sebenarnya pembangunan fase 2 rute utara-selatan akan dimulai. Rute ini menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia-Kota yang memiliki panjang 10 kilometer.

Baca juga: MRT dan LRT Bakal Disubsidi, Kamu Bisa Menang Banyak Nih Hemat Ongkos ke Kantor

Rute timur-barat juga bakal dibangun. Rute ini menghubungkan Ujung Menteng, Jakarta Timur dengan Kalideres, Jakarta Barat sepanjang 31 kilometer.

Selain itu, perpanjangan rute MRT dilakukan dengan membangun jalur kereta layang. Jalur ini terbagi dua yaitu dalam kota dan pinggir kota. Menurut Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, total panjangnya mencapai 100 kilometer.

Nantinya, rute MRT akan memiliki panjang hingga 231 kilomenter. Sementara rute LRT (Light Rapid Transit) mempunyai panjang 100 kilometer.

Baca juga: Presiden Akan Resmikan MRT Jakarta Pada 24 Maret, Akhirnya Ya Gaes

Gaes, MRT sudah bakal terintegrasi dengan Transjakarta lho. Nantinya, MRT juga akan terintegasi dengan transportasi massal lainnya.

Kalau sudah begitu, ngapain beli mobil? Mendingan kamu beli rumah atau berinvestasi properti. Mau ke mana-mana tinggal naik MRT aja. Gampang kan?

Yang harus kamu lakukan saat ini adalah mencari hunian baik itu apartemen atau rumah tapak yang terkoneksi dengan transportasi massal. Kalau tidak, ya paling nggak hunian tidak jauh dari MRT, LRT, Transjakarta, atau commuter line.

Baca juga: Ada Usulan MRT Gratis untuk Warga Ber-KTP DKI Selama 2019, Mungkin Ga Ya

Bagikan: 936 kali