Pemerintah Kota Pontavedra, Spanyol Melarang Mobil untuk Melintas di Pusat Kota (Foto: Rumah123/Al Bilad English Daily)

Senewen dengan macet dan bunyi klakson kendaraan bermotor? Mendingan kamu pindah ke kota Pontavedra. Kota ini melarang mobil dan motor berseliweran di pusat kota seluas 30 hektare.

Pontavedra berada di Spanyol dan merupakan ibu kota provinsi bernama sama. Kota ini berjarak lebih dari 631 km dari ibu kota Spanyol, Madrid.

Kota ini memiliki penduduk sebanyak 84 ribu jiwa, sementara luas Pontavedra hanya 118 km2. Ya, kira-kira besarnya sama dengan Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Orang Jakarta Terjebak Macet 22 Hari dalam Setahun! Pantesan Tua di Jalan

Sejak 1999, wali kota Pontavedra, Miguel Anxo Fernandez Lores mulai melarang mobil dan motor berada di pusat kota. Sejak kebijakan ini, dia malah menjadi walikota selama 12 tahun.

“Dengar, sebelum saya menjadi walikota, 14.000 mobil melewati jalan ini setiap hari. Lebih banyak mobil yang lewat di pusat kota dalam satu hari dibandingkan dengan orang yang tinggal di kawasan ini,” ujar Lores seperti dikutip oleh The Guardian.

Lores membuat kebijakan berani. Dalam satu bulan, dia menetapkan kawasan seluas 30 hektare. Dia mengganti area pejalan kaki dengan memasang material granit.

Baca juga: Desa Ini Ga Punya Jalan Raya Sama Sekali Lho

Hasilnya memang di luar dugaan. Tidak ada lagi kemacetan, orang mulai lalu lalang entah berjalan kaki atau naik sepeda, anak-anak bermain di jalanan, banyak bermunculan area publik, dan lainnya. Bahkan, ada penambahan jumlah penduduk di pusat kota hingga 12.000 orang.

Pemerintah kota menyediakan tempat parkir pada sejumlah tempat. Sementara area parkir di pusat kota ditiadakan. Lampu lalu lintas juga ditiadakan.

Hmm, kira-kira bisa nggak ya kebijakan ini diterapkan di Indonesia? Ga ada mobil, nggak ada motor, kemudian hanya ada pejalan kaki serta pengendara sepeda. Pastinya sih bisa, tergantung dari pemerintah dan masyarakat dalam mengubah cara pikir.

Baca juga: Bagaimana Rasanya Tinggal di Kota Tanpa Mobil?

Bagikan: 480 kali