Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Belum Menetapkan Tarif LRT (Light Rapid Transit) (Foto: Rumah123/Jhony Hutapea)

Light Rapid Transit (LRT) diproyeksikan bakal beroperasi pada Februari 2019. Namun, harga tiket moda transportasi ini belum ditentukan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menentukan besar tarif. Rencananya, tarif LRT akan diumumkan bersamaan dengan tarif MRT.

Kompas.com pernah melansir kalau Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) pernah mengusulkan kalau tarif LRT sebesar Rp10.800 pada September 2018. Tarif ini untuk LRT yang terintegrasi dengan Transjakarta.

Baca juga: Sering Macet Panjang, Pembangunan LRT dan Kereta Cepat Disetop Sementara

“Soal apakah mulai bayar, tarifnya berapa, kami masih menunggu Pemprov DKI. Infonya akan segera diumumkan ya, berbarengan dengan MRT, ya kita tunggu,” ujar Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain tarif, Pemprov DKI Jakarta juga belum memutuskan bentuk integrasi tiket antara LRT dengan moda transportasi lainnya. Ada rencana kalau LRT akan terintegrasi dengan bus Transjakarta dan MRT (Moda Raya Terpadu).

LRT akan terintegrasi dengan Transjakarta pada beberapa stasiun, salah satunya antara Stasiun Velodrome dengan Halte Ramawangun. Sementara Transjakarta akan terintegrasi dengan MRT di Dukuh Atas.

Baca juga:  LRT Jakarta Mulai Beroperasi Awal 2019, Saat Ini Sedang Tahap Finishing

Sambil menunggu pengumuman tarif LRT, mendingan kamu mulai berburu cari apartemen atau rumah yang dekat dengan LRT, MRT, Transjakarta, dan juga kereta listrik commuter line.

Ga perlu nunggu lama, semua moda transportasi ini akan terintegrasi lho. Ini belum menghitung kereta api bandara.

Bayangkan kalau kamu punya hunian yang punya kemudahaan akses. Mau ke kantor, bandara, atau tempat lain, kamu hanya perlu naik transportasi massal. Enak banget, kan? Murah dan nggak pake macet.

Baca juga:  Ingat Ya Gaes, LRT Kelapa-Velodrome Sudah Beroperasi Mulai Februari 2019

Bagikan: 1183 kali