luhut pandjaitan Sumber: Instagram.com/luhut/pandjaitan

Luhut Binsar Panjaitan kerap kali disebut sebagai ‘tangan kanan’ dari Jokowi sejak masa kabinet 2014-2019. 

Dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia telah menjajal berbagai macam peran. 

Mulai dari Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Pada periode kedua kepemimpinan Jokowi, Luhut mendapat berbagai tugas dan jabatan tambahan, selain menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Lantas, apa saja jabatan yang pernah diperankan Luhut selama pemerintahan Jokowi?

Yuk simak ulasannya yang dilansir dari CNN Indonesia berikut ini:

1. Ketua Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Luhuy diketahui memegang jabatan Ketua Gernas BBI yang diberikan oleh Jokowi sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

"Susunan Tim Gernas BBI terdiri atas Ketua, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi," tulis Pasal 2 Keppres 5/2021, seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Menurut tugasnya, Tim Gernas BBI akan berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada presiden. 

Tugas Luhut ialah mencapai target Gernas BBI berupa peningkatan jumlah UMKM yang termasuk pelaku ekonomi kreatif dan masuk ke ekosistem digital.

2. Interim Menteri KKP

Luhut juga sempat menjabat sebagai ad interim menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Kala itu, ia menggantikan sementara Edhy Prabowo yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus korupsi ekspor benih lobster (benur).

Penunjukan Luhut sebagai ad interim Menteri KKP tertuang dalam surat yang diteken Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Penunjukan tersebut dikarenakan KKP merupakan salah satu kementerian di bawah koordinasi Menko Marves. 

Jabatan kemudian diambilalih oleh eks Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono pada 23 Desember 2020 lalu.

3. Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN)

Saat awal pandemi Covid-19 lalu, Jokowi diketahui membentuk satuan kerja yang dikenal sebagai Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Luhut menjabat sebagai wakil ketua komite sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali.

Bersama dengan Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Luhut ditugaskan menurunkan kasus covid-19 di 9 provinsi zona merah pada 15 September 2020.

Berlanjut di tahun ini, Luhut juga menjadi komando koordinator PPKM Jawa-Bali bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

4. Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN)

Aturan pengangkatan Luhut sebagai Ketua Tim Nasipnal P3DN terbit lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yang diteken pada 17 September 2018.

Selain Luhut, eks menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution diangkat sebagai Wakil Ketua, dan Ketua Harian Airlangga Hartarto.

Tugas tim nasional P3DN ialah memantau penggunaan produksi dalam negeri . 

Pemantauan dilakukan sejak tahap perencanaan dalam pengadaan barang/jasa yang dilakukan oleh lembaga negara.

Selain itu, tugasnya juga melakukan promosi dan sosialisasi mengenai penggunaan produksi dalam negeri. 

Bukan hanya itu, ia juga bertugas untuk mendorong pendidikan sejak dini mengenai kecintaan, kebanggaan, dan kegemaran menggunakan produksi dalam negeri, serta memberikan akses informasi produksi dalam negeri.

5. Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan Danau Nasional

Pada Agustus lalu, Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional. 

Salah satu poin dari aturan adalah mengangkat Luhut sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Dewan Pengarah bertugas untuk memberikan arahan dalam pencapaian, pemantauan, dan evaluasi, serta pembinaan dan pengawasan strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Tak hanya itu, ia juga bertugas untuk melaporkan pelaksanaan Penyelamatan Danau Prioritas Nasional kepada Presiden Jokowi. 

Dewan Pengarah terdiri 15 anggota yang merupakan menteri ataupun kepala lembaga dalam Kabinet Indonesia Maju.

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Akasa BSD City Tower Kamaya hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
373 kali