vaksin janssen Kompas.com

Vaksin Johnson & Johnson atau vaksin Janssen dari Belanda baru tiba di di Indonesia. Cari tahu tentang efikasi dan efek samping dari vaksin Covid-19.

Ternyata, vaksin Johnson & Johnson atau vaksin Janssen dari Belanda baru tiba di di Indonesia pada 11 Sepetember 2021.

Vaksin ini disebut hanya digunakan satu kali suntik atau satu dosis saja, berbeda dengan vaksin lainnya yang dua kali. Bagaimana efikasinya?

Gencarnya program vaksinasi di Indonesia membuat pemerintah terus mendatangkan berbagai jenis vaksin Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Beberapa merek vaksin Covid-19 yang diizinkan digunakan di Indonesia antara lain vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna.

Nah, belum lama ini telah tiba vaksin merek baru dari Belanda, yaitu Johnson & Johnson atau Janssen. Vaksin ini dikembangkan oleh Janssen Pharmaceutical Companies.

Yuk, cek bagaimana efikasi dan efek samping dari vaksin yang hanya menggunakan satu dosis ini, biar kamu semakin tahu.

Efikasi Vaksin Janssen atau Vaksin Johnson & Johnson

Dikutip dari laman berita online Kompas.com, efikasi vaksin Covid-19 Janssen untuk mencegah semua gejala adalah sekitar 67,2 persen.

Sedangkan efikasi mencegah gejala sedang hingga berat pada usia 18 tahun ke atas adalah sebesar 66,1%.

Untuk penyimpanannya sendiri, vaksin ini memerlukan suhu khusus, yaitu 2-8 derajat celcius, serta dapat disimpan pada suhu minum 20 derajat celcius.

Efek Samping Vaksin Johnson & Johnson atau Vaksin Janssen

Secara umum, vaksin Janssen diklaim merupakan vaksin yang masih dapat ditoleransi oleh tubuh dengan baik.

Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) lokal dari pemberian vaksin yang biasanya terjadi antara lain nyeri, kemerahan, dan pembengkakan.

Sedangkan, KIPI sistemik yang biasa terjadi memang cukup banyak dan meliputi:

a. Sakit kepala

b. Rasa lelah (fatique)

c. Nyeri otot (myalgia)

d. Mengantuk

e. Mual (nausea)

f. Muntah

g. Demam (pyrexia)

h. Diare

Dilansir dari Kementerian Kesehatan, vaksin Janssen ini dikirim dari Belanda sebanyak 500.000 dosis dalam bentuk jadi atau siap digunakan.

Sebelumnya, Belanda pun telah memberikan bantuan vaksin AstraZeneca sebanyak 657.000 dosis pada Indonesia.

Menurut Informasi dari Kementerian Kesehatan, vaksin Covid-19 tahap awal ini akan didistribusikan ke daerah aglomerasi Pulau Jawa dengan cakupan vaksin Covid-19 yang masih rendah.

Vaskin tersebut ditargetkan untuk masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan dosis tunggal atau hanya sekali suntik, sebanyak 0,5 ml.

Rumah123.com juga telah membahas beberapa merek vaksin Covid-19 dan keampuhannya. By the way, kamu sudah vaksin belum?

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Sutera Feronia Park.

Bagikan:
246 kali