bisnis sewa gudang

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, ternyata malah membawa angin segar bagi bisnis sewa gudang tanah air. Apa penyebabnya?

Beberapa tahun terakhir, aktivitas bisnis pergudangan semakin meningkat seiring dengan bertumbuhnya tren industri e-commerce.

Apalagi semenjak awal pandemi tren belanja online terus mengalami peningkatan. Banyak orang cenderung berbelanja secara virtual.

Sebanyak 87,1% pengguna internet di tanah air telah membeli bermacam-macam produk secara online alias daring.

Hal ini seperti dikutip laman Kompas.com yang melansir laporan bertajuk Digital 2021 dari Hootsuite dan We Are Social.

Perlu diketahui, bisnis e-commerce dan logistik merupakan satu di antara sekian jenis usaha yang membutuhkan gudang atau tempat penyimpanan.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip laman Medcom.id, sektor pergudangan tumbuh selama kuartal II-2021.

Usaha pergudangan dan jasa penunjangnya meningkat 33,62%. Pertumbuhan itu didorong oleh peningkatan aktivitas ekspor dan impor yang tinggi.

Maka tidaklah mengherankan bila bisnis sewa gudang memiliki prospek cukup menjanjikan dan mendatangkan potensi cuan yang tinggi.

Proyeksi Bisnis Sewa Gudang di Masa Mendatang

bisnis sewa gudang

Belum lama ini, konsultan properti asal Inggris, JLL merilis laporan bertajuk "A New Trajectory for Logistics Real Estate in Asia Pacific".

Dalam laporan tersebut, mereka memproyeksikan adanya peningkatan pada bisnis sewa gudang pada masa mendatang.

Hal ini tidak terlepas dari keterbatasan pasokan ruang pergudangan modern yang masih terbatas untuk saat ini.

Head of Logistics & Industrial JLL Indonesia, Farazia Basarah menjelaskan transaksi logistik mengalami peningkatan dalam 2 tahun terakhir.

Lebih lanjut menurutnya, investor asing dan lokal menganggap logistik dan industri sebagai sektor yang bisa bertahan di tengah pandemi.

Bisnis sewa gudang ternyata juga dinilai memiliki tingkat imbal balik investasi yang terbilang cukup tinggi. Hal ini tentu harus dilihat oleh investor properti.

JLL memproyeksikan bila investasi sektor logistik dan industri di Asia Pasifik juga akan terus bergairah dalam lima tahun ke depan.

Tom Woolhouse selaku Head of Logistics and Industrial JLL Asia Pasifik memperkirakan volume investasi akan meningkat menjadi USD60 miliar (Rp854 triliun) antara tahun 2023-2025.

"Pada periode yang sama, akan ada 760 juta orang kelas menengah baru dan pendapatan akan tumbuh 4% per tahun," katanya.

Hal ini memperlihatkan potensi pertumbuhan untuk sektor bisnis sewa gudang di masa mendatang.

Tips Memulai Bisnis Sewa Gudang

Setelah membaca tren pertumbuhan pergudangan, mungkin kamu sebagai investor properti tertarik untuk terjun ke bisnis tersebut.

Namun sebelum itu, ketahui dahulu tips di bawah ini bila ingin memulai bisnis sewa gudang modern yang ada saat ini.

1. Kenali Jenis Gudang

Tips pertama yang perlu kamu lakukan untuk memulai bisnis sewa gudang adalah mengenali berbagai jenis gudang.

Ada tujuh tipe gudang di antaranya, gudang pusat sortir, gudang penyimpanan bahan baku, dan gudang penyimpanan hasil produksi.

2. Tentukan Luasan Gudang Sesuai Kebutuhan

Langkah berikutnya, tentukan ukuran gudang berdasarkan kebutuhan pengunaannya.

Kemudian, atur layout gudang agar proses keluar masuk barang teratur. Sebaiknya, pintu masuk dan pintu keluar barang dibedakan.

3. Persiapkan Sumber Daya Manusia (SDM)

Tidak kalah pentingnya, kamu harus mempersiapkan alat dan menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

Persiapkan pula kelengkapan alat, seperti karton, label barang, alat mendeteksi kebakaran, dock leveler, forklift dan lain-lain.

4. Atur Sistem Sewa

Setelah itu, atur pula sistem sewa yang ingin digunakan, misalnya saja berdasarkan waktu bulanan ataupun tahunan.

Kemudian kamu juga bisa menentukan sistem sewa berdasarkan ketersediaan alat-alat atau luas gudang. Contohnya, sistem sewa gudang per pallet.

Wah, ternyata gambaran mengenai tren bisnis sewa gudang di tanah air memang menjanjikan ya, kamu bisa mulai berhitung investasi dari sekarang.

Rumah123.com juga pernah membahas mengenai investasi properti lainnya seperti co-working space dan juga ada co-living.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Greenpark Terrace Apartment.

Bagikan:
287 kali