OK

Mengenal Sejarah REI, Asosisasi Perusahaan Pengembang di Indonesia

19 Juli 2022 · 4 min read · by Devi Suzanti

REI

Real Estate Indonesia atau REI adalah organisasi pengusaha real estate yang ada didirikan di Jakarta. Tapi kamu tahu tidak sih sejarah terbentuknya?

Bagi kamu yang berkecimpung di dunia properti,  tentu sudah sangat kenal dengan REI atau Real Estate Indonesia.

Apalagi kalau kamu bekerja di salah satu developer seperti Sinarmas Land, Ciputra Group, Lippo Group, atau lainnya.

Salah satu organisasi pengusaha real estate ini pertama kali didirikan di Jakarta. Namun, bagi pengusaha yang baru saja terjun di dunia properti mungkin belum terlalu kenal REI.

Sama halnya dengan AREBI, asosiasi tersebut adalah berkumpulnya para real estate broker atau agen properti di Indonesia.

Banyaknya asosiasi serupa di Indonesia, menandakan bahwa pesatnya perkembangan dan pertumbuhan dunia properti di Indonesia.

Dengan begitu, adanya beberapa asosiasi yang mengatur dan mewadahi aspirasi serta ide-ide dari para pengusaha properti.

Nah, untuk mengenal lebih dekat apa itu Real Estate Indonesia, Rumah123.com akan mengulasnya untuk kamu.

Mulai dari sejarah terbentuknya REI, hingga cara untuk bergabung menjadi anggota asosiasi ini.

Sejarah Terbentuknya Real Estate Indonesia (REI)

Persatuan perusahaan Real Estate Indonesia (REI) didirikan pada hari Jumat, 11 Februari 1972 di Jakarta.

Usianya yang hampir mencapai 50 tahun, REI telah berkembang begitu pesat dengan memiliki anggota uyang banyak.

Meskipun sudah terbentuk, saat itu REI sendiri belum ada pengurusnya. Nah, baru seminggu kemudian dibentuklah pengurus sementara yang dipimpin oleh Ir. Ciputra.

Pengurus REI dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin di City Hall, Gedung Pemerintahan DKI Jakarta.

Saat itu, REI merupakan satu-satunya wadah bagi pengusaha real estate di Indonesia. Ali Sadikin mewajibkan perusahaan real estate yang akan berusaha di Jakarta menjadi anggota REI.

Jadi, kelahiran REI yang hampir 50 tahun ini tidak terlepas dari peran dan komitmen mendiang Ali Sadikin tentang ide-idenya untuk membangun Jakarta.

Tujuan REI

Selain memajukan real estate di Indonesia, REI juga akan terus mengembangkan usaha real estate itu sendiri, dengan beberapa cara di antaranya:

1. Memupuk kerjasama antar anggota, serta melindungi dan membantu para anggota dalam mengembangkan usahanya.

2. Menyediakan forum tukar pengalaman antar anggota.

3. Mengembangkan cara-cara pengusaha dan pengelolaan industri real estate sesuai dengan perkembangan teknologi dan zaman.

4. Membina, memelihara, serta meningkatkan mutu para anggotanya.

Syarat Keanggotaan Asosiasi Real Estate Indonesia

Anggota baru

Mengajukkan surat pemohonan menjadi anggota REI (di atas KOP perusahaan) dengan melampirkan:

1. Pasphoto direktur utama, ukuran 4×6 sebanyak 2 buah

2. Fotokopi KTP direktur utama

3. Fotokopi Akte Pendirian Perusahaan

4. Fotokopi surat keterangan domisili Perusahaan di Jakarta

5. Fotokopi nomor pokok wajib pajak (NPWP)

6. Fotokopi suat ijin usaha perdagangan (SIUP)

7. Fotokopi tanda daftar perusahaan (TDP)

8. Susunan dewan komisaris/direksi (nama dan jabatan) serta struktur organisasi perusahaan

9. Mengisi biodata perusahaan dan data proyek yang telah atau akan dikembangkan

10. Rekomendasi dari 2 anggota aktif REI

11. Surat penyataan kesediaan untuk mematuhi ketentuan/peraturan yang belaku, dan menjalankan etika profesi sesuai Saptabrata REI (dibuat dan ditandatangani di atas materai)

12. Mengikuti pertemuan dengan “Tim Penerimaan Keanggotaan DPD REI”, sesuai jadwal dan wajib diikuti oleh direktur utama atau salah satu direksi sesuai Akte Peusahaan

13. Setelah dinyatakan diterima menjadi anggota, diwajibkan membayar kewajiban berupa uang pangkal dan iuran anggota sesuai dengan DPD REI setempat

Kewajiban Setiap Anggota REI

1. Mematuhi, mentaati, dan melaksanakan ketentuan organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Keputusan Munas, Musda, dan Peraturan Organisasi.

2. Menjunjung tinggi nama baik organisasi.

3. Berperan aktif dalam setiap kegiatan organisasi.

4. Membayar iuran yang diwajibkan menurut ketentuan organisasi.

5. Menghadiri musyawarah, rapat dan pertemuan lainnya di tingkat daerah maupun nasional.

6. Berbicara dan memberikan suara dalam musyawarah atau rapat organisasi.

7. Memilih dan dipilih sebagai pengurus REI.

8. Mengajukan usul atau saran dalam forum.

9. Mendapat pelindungan dan bantuan dari organisasi dalam melaksanakan kegiatan di bidang usaha real estate.

10. Mendapat bantuan dari organisasi dalam menyelesaikan kesulitan yang dihadapi di bidang usaha real estate.

Nah, inilah sejarah singkat mengenai REI, asosiasi yang mewadahi perusahaan pengembang atau developer di Indonesia.

Rumah123.com pernah membahas mengenai hal terkait dunia properti di Indonesia, salah satunya program sejuta rumah.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti AKR Grand Kawanua International City.


Tag: ,