Rumah Adat Baduy merupakan salah satu rumah adat yang mempunyai prinsip kuat terhadap lingkungan. Simak fakta menariknya di sini selengkapnya. 

rumah adat baduy

Rumah adat Baduy merupakan salah satu warisan budaya paling penting di Indonesia saat ini, sehingga harus dilestarikan dengan baik.

Dalam beberapa waktu belakangan ini suku baduy menjadi perhatian penting, pasalnya warga setempat menginginkan adanya pembatasan turis yang akan datang ke sana. 

Sebab, warga setempat menginginkan kehidupan yang tenang dan nyaman tanpa ada campur tangan orang asing. 

Tak ayal, jika hal ini  juga didukung oleh Kemenparekraf untuk memastikan kehidupan mereka secara layak dan aman.

Lantas, seperti apa rumah adat dari suku baduy? Simak pembahasannya bersama-sama berikut ini. 

Fakta menarik mengenai rumah adat Baduy sebagai salah satu warisan budaya penting di Indonesia 

Ada beberapa fakta menarik mengenai rumah milik suku daerah khas Banten ini yang amat sangat melegenda hingga sekarang.

Sebab, tak hanya kehidupan sosialnya saja yang kerap dijadikan sebagai alat riset, tapi hunian mereka pun juga menjadi perhatian penting mengingat kedekatannya dengan alam. 

Oleh sebab itu, ada beberapa fakta unik dari rumah suku baduy yang dapat dideskripsikan sebagai berikut.

Jenis ruangan rumah adat Banten 

Hampir sama seperti rumah adat di Indonesia pada umumnya, rumah adat Banten pun juga mempunyai beberapa jenis ruangan.

Masing-masing ruangan memiliki fungsi dan peruntukan yang berbeda-beda satu sama lain. 

Berikut ini adalah jenis ruangan pada rumah adat Baduy Sulah Nyanda : 

1. Soroso 

Bagian ini merupakan tampak depan rumah yang persis seperti beranda atau teras rumah.

Penghuni rumah menjadikan Soroso sebagai tempat menerima tamu sekalipun ruang bersantai.

Tak hanya itu, ruangan ini juga menjadi tempat berkegiatan anak-anak dalam aktivitas menenun.

2. Tepas 

Setelah menemui bagian teras rumah, tahap selanjutnya kamu pun memasuki ruangan selanjutnya bernama Tepas. 

Tepas merupakan pusat berbagai aktivitas utama keluarga di rumah khususnya dalam kegiatan spiritual maupun pertemuan besar.

Ruangan ini juga difungsikan sebagai tempat beristirahat di malam hari. 

3. Ipah 

Lanjut ke bagian selanjutnya, kamu pun akan menemukan suatu ruangan bernama Ipah.

Posisi ruangan ini terletak di belakang rumah dan menjadi tempat menyimpan bahan makanan sekaligus kebutuhan dapur.

Uniknya, Ipah juga menjadi salah satu ruang utama di dalam rumah yang sering dijadikan tempat tidur bagi para keluarga.

4. Leuit 

Selanjutnya, pada rumah adat ini pun juga terdapat Leuit yang berfungsi menjadi tempat penyimpanan hasil bumi masyarakat Baduy.

Leuit merupakan simbol ketahanan pangan masyarakat Baduy di luar kampung agar lebih aman.

Untuk memastikan keamanan dan ketahanan pangan yang lebih kuat, tempat ini juga dilindungi oleh mantra-mantra yang dipimpin oleh ketua adat. 

Baca Juga : Mengenal Jenis dan Karakteristik Rumah Adat Jawa Barat

2. Ciri khas rumah adat Baduy 

Ada beberapa karakteristik khusus mengenai rumah adat Baduy yang perlu kamu ketahui sebagai warisan budaya Indonesia. 

Beberapa ciri khas rumah Baduy bernama Sulah Nyanda ini juga memiliki sisi keunikan khusus yang melekat dengan alam.

Adapun, beberapa ciri khas dan karakteristiknya dapat dideskripsikan sebagai berikut : 

- Rumah dibentuk dalam bentuk panggung, sehingga bagian bawah tidak menemui permukaan tanah.

- Penyangga untuk pondasi rumah adat banten menggunakan batu yang menyangga setiap tiang.

- Bahan baku rumah adat ini terbuat dengan dominasi kayu alam.

- Jenis bangunan terdiri dari dua bagian atap, kiri dan kanan dalam bentuk yang berbeda keduanya, dimana sisi kiri lebih panjang dari yang kanan.

- Material atap rumah menggunakan daun kelapa atau ijuk.

- Seluruh rumah adat baduy dibangun tanpa jendela.

- Material lantai dibangun menggunakan potong-potongan bambu.

3. Mengenal filosofi rumah adat Baduy Sulah Nyanda

Perlu diketahui rumah Baduy bukan hanya sekadar tempat tinggal yang memberikan rasa aman saja.

Sebab, bagi masyarakat Baduy rumah tersebut merupakan lambang yang khas atas kepribadian serta jati diri mereka masing-masing.

Oleh sebab itu, pembangunan rumah adat pun memperhatikan hukum dan aturan yang berlaku secara turun-temurun. 

Salah satu prinsip yang kuat dalam rumah Baduy adalah lekat dengan alam dan tidak boleh merusak lingkungan sekitar. 

Hal ini pun terbukti dari ukuran tiang pondasi yang tak memiliki ketinggian yang sama.

Tak hanya itu, proses pembangunan pun juga diperbolehkan menghadap dua arah saja, yakni utara dan selatan. 

Berdasarkan kepercayaan suku Baduy, dua dimensi arah tersebut menyiratkan prinsip kebaikan dan keburukan. 

Prinsip ekologi pun dijunjung dengan sangat tinggi, sehingga mereka pun tidak menggunakan paku dalam setiap bangunan adat mereka. 

Sebagai gantinya, mereka menggunakan banyak arsitektur tradisional dengan kualitas terbaik. 

Baca Juga : Gambar dan Penjelasan Rumah Adat di Indonesia dari Sabang Sampai Merauke

Dapat disimpulkan jika rumah Baduy tak hanya sekadar mempunyai ikatan emosional yang kuat saja.

Melainkan juga prinsip kuat dalam melestarikan alam dengan sangat baik.

Sebab, filosofi harmoni dengan alam akan memberikan kebaikan dan bermanfaat positif untuk anak cucu di masa depan. 

Yuk, cari tahu inspirasi rumah adat yang menarik sebagai inspirasi rumah selengkapnya di artikel.rumah123.com.

“Mau investasi properti di Balikpapan dengan harga terjangkau? Kamu bisa pilih Grand City Balikpapan dengan harga mulai Rp600 juta.”

Bagikan:
869 kali