Punya rencana menggunakan atap seng di rumah? Kenali dulu beragam kelebihan dan kekurangannya berikut ini, biar gak menyesal di kemudian hari!

atap seng

Memastikan perlindungan rumah dengan maksimal dalam proses konstruksi sudah jadi kewajiban. 

Untuk melindungi interior dari paparan sinar matahari dan hujan, pemilihan jenis atap rumah yang tepat tentu perlu dipertimbangkan matang-matang. 

Salah satu yang cukup populer adalah material atap seng. 

Sebelum itu, sebaiknya kamu ketahui dulu berbagai kelebihan dan kekurang atap logam yang satu ini biar sesuai dengan kondisi rumahmu. 

Kelebihan Atap Seng 

Tahan Karat 

Kelebihan atap seng yang paling disukai adalah daya tahannya yang cukup tinggi dari pengkaratan. 

Tambahan logam jenis galvalum pada proses pembuatannya menghasilkan permukaan yang tidak mudah teroksidasi ketika terkena air saat hujan. 

Fitur yang juga ditawarkan oleh jenis atap yang satu ini adalah sifatnya yang anti gores. 

Ketika permukaannya mengalami goresan atau garis-garis akibat kontak dengan benda lain, bekasnya akan hilang seiring berjalannya waktu.   

Instalasi Gampang 

Ingin menghemat pengeluaran rencana anggaran biaya (RAB) ketika membangun rumah? 

Opsi bahan bangunan berupa atap seng dapat jadi salah satu caranya. 

Ketebalan material yang cukup tipis membuat cara memasang atap ini jadi lebih mudah dan cepat. 

Cukup dengan menggunakan paku atau bor untuk menempelkannya pada kerangka kayu yang biasa digunakan sebagai pasangan terbaik untuk tipe material ini.

Hemat bahan dan alat, serta mempercepat proses pengerjaan bangunan. 

Ringan 

Berbeda dengan bahan bangunan lain seperti beton atau asbes yang cukup berat, jenis atap seng mempunyai bobot yang jauh lebih ringan.

Sehingga tidak perlu khawatir jika kerangka di bawahnya anjlok karena tidak mampu menahan beban. 

Kelebihan ini bisa membantu tukang bangunan untuk memasang atap dengan lebih cepat tanpa menggunakan alat khusus, pastinya bakal lebih hemat biaya juga. 

Meski ringan secara bobot, atap ini juga tidak mudah pecah, jadi kamu bisa memastikan perlindungan maksimal dari kejatuhan benda-benda asing ke dalam rumah. 

Ramah Lingkungan 

Bumi sudah semakin memanas, waktunya berkontribusi dengan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan seperti atap seng. 

Proses pengolahannya terbilang singkat karena material campurannya yang meleleh pada suhu rendah, jadinya lebih hemat energi. 

Mudah Didapatkan

Sebagai salah satu jenis atap yang paling umum digunakan di Indonesia membuat material ini mudah didapatkan di toko bahan bangunan. 

Di manapun kamu tinggal, atap seng sudah pasti selalu tersedia dalam berbagai varian ukuran dan harga yang cukup terjangkau, jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan rumahmu.

Jadi tidak perlu khawatir lagi harus memesan terlebih dahulu jauh-jauh hari dan menunggu sampai material bangunan kamu tiba. 

Bicara soal harga atap seng, kamu bisa mendapatkannya mulai dari kisaran Rp60-70 ribuan untuk lembaran dengan ukuran 2 meter x 80 cm, dengan ketebalan 0,22 mm.

Variasi harga bisa beragam tergantung dari toko dan daerah tempat kamu membeli, serta kuantitas yang dipesan. 

Kekurangan Atap Seng 

Berisik 

Kekurangan utama yang perlu diperhatikan ketika kamu menggunakan atap seng adalah sifat bahan logam yang mudah menimbulkan suara. 

Seperti yang kamu ketahui, campuran seng yang sebagian besar terdiri dari logam berupa aluminium dan galvalum membuat benturan kecil seperti batu kerikil sekalipun terdengar dengan jelas. 

Termasuk ketika hujan deras mengguyur, kamu mesti bersiap mendengar tetesan air yang turun dari langit dengan kualitas ala speaker Dolby di bioskop. 

Solusi yang biasanya digunakan adalah dengan memilih jenis atap seng yang mengandung campuran silikon tinggi untuk meredam suara. 

Mudah Menyerap Panas

Sifat logam yang umumnya perlu dipertimbangkan adalah isolator kalor alias mudah menyerap dan menghantarkan panas. 

Apalagi mengingat iklim tropis di Indonesia yang terkadang menghadirkan matahari dengan pancaran paripurna yang bikin kamu serasa jadi es krim yang siap meleleh. 

Jadi bisa terbayang betapa pengap dan panasnya suhu di dalam rumah di kala siang hari terik?

Jangan khawatir, trik untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan lapisan asbes di bawah atap supaya bisa menyebarkan panas yang diserap oleh seng. 

Temukan beragam informasi menarik seputar hunian hanya di artikel.rumah123.com!

Intip juga proyek properti terbaru di Alifa Al-Madina!

Bagikan:
1005 kali