Kali Code Yogyakarta merupakan salah satu lokasi penting bagi masyarakat Yogyakarta. Simak fakta menariknya di sini selengkapnya. 

img-responsive

Kali Code Yogyakarta merupakan salah satu bangunan yang sangat legendaris di Yogyakarta.

Sebab, banyak orang yang menyatakan jika perkampungan hunian ini adalah contoh kehidupan sebenarnya bagi orang-orang yang tinggal di Yogyakarta. 

Unsur gotong royong yang sangat kuat dengan sistem kekeluargaan menjadikan tempat ini sebagai hunian yang humanis.

Oleh sebab itu, ada banyak aktivitas sosial yang kerap dilakukan di tempat ini sebagai bagian bentuk dari proses pembelajaran.

Meski bukan hunian yang mewah atau memiliki unsur estetika yang unik, Kali Code selalu memiliki magnet tersendiri bagi orang Yogyakarta.

Lantas, seperti apa fakta menarik mengenai Kali Code? Untuk itu, simak pembahasannya bersama-sama berikut ini. 

Baca JugaJalan-Jalan ke Desa Panglipuran Bali, Desa Terindah di Dunia!

Fakta menarik mengenai Kali Code Yogyakarta, perkampungan padat namun tetap bersih dan nyaman

Ada beberapa fakta menarik mengenai sungai Code atau Sungai Boyong bagian hulu yang berada di Yogyakarta.

Lantas, seperti apa tempat ini yang sangat identik mengenai hunian di pinggir kali? Simak pembahasannya berikut ini.

1. Berada di kaki gunung Merapi 

kali code yogyakarta

Untuk diketahui, sungai Code berlokasi di kaki gunung Merapi yang amat sangat melegenda, bahkan menjadi gunung api teraktif di dunia saat ini. 

Selain berlokasi di kaki gunung merapi, sungai ini pun juga melintasi beberapa wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya wilayah Sleman dan Bantul.

Meski menjadi bagian kaki Merapi, namun sungai ini memiliki karakter iklim sabana tropis dengan rata-rata cuaca 24 derajat celcius. 

2. Sungai digunakan untuk irigasi dan mata air 

Bagi orang Jogja, tempat ini merupakan kebanggaan warga setempat, mengingat tempat ini adalah sumber irigasi yang sangat penting.

Tak hanya untuk kebutuhan pangan dan sandang saja, sungai code juga sarana penting bagi pertanian di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Sebab, sungai ini adalah letak mata air dan juga sarana irigasi pertanian di Yogyakarta, sehingga warga lokal pun bergantung dengan sungai Code.  

3. Memiliki nilai sejarah yang tinggi 

kali code yogyakarta Sumber: Merdeka.com

Selain memiliki peranan yang sangat penting sebagai sarana irigasi, sungai ini pun juga memiliki sejarah panjang khususnya di era kolonial.

Sebab, sungai yang membelah Yogyakarta ini merupakan salah satu cikal bakal yang penting bagi Kerajaan Mataram di Yogyakarta.

Berdasarkan sejarahnya, sungai ini dibangun untuk mengurangi risiko terjadinya banjir lahar dingin yang sangat merugikan warga Yogyakarta.

Oleh sebab itu, pemerintah di masa tersebut pun memutuskan untuk melakukan pengerukan dengan eskavator.

4. Dirancang ulang kembali oleh Romo Mangun

kali code yogyakarta Sumber: DetikTravel

Untuk menghasilkan hunian di bantaran kali yang nyaman dan humanis, kali code pun di rombak habis-habisan secara mendalam pada beberapa puluh tahun silam. 

Adapun, bantaran sungai dirancang oleh Romo Mangun, yakni seorang rohaniawan Katolik. 

Tujuan perombakan kali code adalah memastikan hunian dari wong cilik yang berada di pinggiran sungai dalam status yang layak huni.

Tak hanya itu saja, kebersihan kali dan ekosistem hunian di tempat ini juga dibangun oleh Romo Mangun. 

Perlu diketahui, tantangan terbesar pada proses pembangunan Kali code Yogyakarta adalah polusi dan pencemaran udara.

5. Kondisi rumah yang kian artistik 

Tak hanya sebagai kampung bersih nan humanis, Kali Code pun juga menjelma sebagai tempat yang artistik. 

Sebab, pada 2015 silam kampung ini dipugar kembali selayaknya kampung warna-warni seperti hunian di wilayah Rio de Janeiro, Brazil. 

Inspirasi rumah dengan aksen warna-warni menjadi saksi jika Kali Code bukan hanya sekadar hunian di bantaran sungai, melainkan faktor sosial yang kuat secara emosional.

Baca Juga :  Kampung Pelangi Semarang, Wilayah Kumuh yang Kini Membuat Turis Terpesona

6. Digunakan sebagai salah satu objek wisata dan kebutuhan riset

kali code yogyakarta Sumber: Jatim Times

Ya, meski hanya sekadar hunian di pinggir kali namun tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata yang tak boleh kamu lewatkan di Yogyakarta.

Tak hanya sekadar objek wisata yang anti mainstream, tempat ini juga sangat cocok sebagai media pembelajaran yang baik, khususnya untuk para mahasiswa.

Sebab, mahasiswa teknik dan arsitektur pun kerap berkunjung ke tempat ini untuk melakukan riset sekalipun studi kasus terhadap Kali Code.

7. Rumah padat penduduk yang nyaman 

Pembangunan ulang Kali Code pada dasarnya adalah wujud kasih sayang Romo Mangun terhadap wong cilik pada era Soeharto.

Untuk memastikan kehidupan wong cilik yang layak, rancangan hunian ini pun dibangun atas dasar rumah padat penduduk.

Meski demikian, rumah padat penduduk ini harus terlihat asri dan nyaman sebagai inspirasi rumah perkotaan yang dinamis. 

8. Pernah mendapat penghargaan bergengsi 

kali code yogyakarta Sumber: Team Touring

Ya, kesuksesan Romo Mangun yang membela wong cilik pun membuahkan hasil yang sangat prestisius.

Pasalnya berkat pembangunan Kali Code, Romo Mangun mendapatkan penghargaan The Ruth and Ralph Erskine Fellowship pada 1995 silam.

Tak hanya sekadar penghargaan yang membanggakan, Romo Mangun juga sempat mendapatkan predikat sebagai salah satu arsitek terbaik di Indonesia. 

Baca Juga : Mengenal Rumah Adat Baduy sebagai Salah Satu Warisan Budaya Penting di Indonesia

Demikian beberapa fakta menarik mengenai Kali Code Yogyakarta sebagai hunian di pinggir sungai yang sangat humanis dan penuh inspirasi. 

Yuk, cari tahu inspirasi hunian yang nyaman dan humanis selengkapnya di artikel.rumah123.com.

"Sambil cari tahu fakta menarik mengenai Kali Code, yuk cari tahu Kingspoint Private Residence di Bekasi Utara selengkapnya."

Bagikan:
1653 kali