OK

Mengenal Dilatasi Bangunan, dari Fungsi, Jenis hingga Penerapannya untuk Gedung

27/04/2022 by Adhitya Putra

dilatasi bangunan

Dilatasi bangunan biasanya terdapat di dalam sebuah gedung. Tapi, sebenarnya bagian itu untuk apa sih? Yuk, cari tahu informasinya lebih lanjut dalam artikel ini.

Dalam istilah arsitektur, dilatasi dikenal sebagai sambungan pada sebuah bangunan yang punya perbedaan sistem struktur.

Singkatnya, kehadiran struktur tersebut dimaksudkan agar menghindari bangunan dari kerusakan.

Elemen struktur itu umumnya digunakan pada bagian pertemuan antara bangunan rendah dan tinggi.

Dilatasi bisa pula dipakai sebagai pemisah bangunan induk dengan bangunan sayap atau lainnya.

Nah, pembatas bangunan itu biasa digunakan pada gedung yang memiliki ketinggian berbeda.

Penggunaan dilatasi juga digunakan pada struktur bangunan utama yang memiliki panjang lebih dari 30 meter.

Selain itu, dipakai pula pada bangunan yang berdiri di atas permukaan tanah yang kurang rata. Lantas, apa fungsi dilatasi? Simak terus ulasan ini ya.

Fungsi Dilatasi Bangunan

jarak dilatasi bangunan

Aplikasi struktur itu dinilai perlu agar bila terjadi beban atau pergeseran bumi, struktur bangunan tidak mengalami keretakan.

Sebagai informasi, benturan pada elemen struktur dapat menyebabkan keruntuhan pada bangunan.

Oleh sebab itu, dianjurkan untuk membuat dilatasi bangunan sebagai bentuk pencegahan.

Bahkan pemerintah pun menganjurkan, agar setiap bangunan memiliki elemen struktur tersebut.

Hal itu lantaran, Indonesia kerap mengalami gempa bumi maupun letusan gunung berapi.

Berbagai Jenis Dilatasi Bangunan

contoh bangunan dilatasi

Melansir dari berbagai sumber, terdapat empat jenis yang umum diterapkan dalam struktur tanah dan bangunan.

1. Dilatasi Dua Kolom

Tipe struktur ini biasa digunakan pada bangunan dengan bentuk memanjang atau linier.

Dengan adanya sistem struktur tersebut memungkinkan jarak antar kolom menjadi lebih pendek.

2. Jenis Dilatasi Bangunan Balok Kantilever

Model struktur dilatasi juga dapat dilakukan dengan balok kantilever.

Adapun bentangan balok maksimal dibuat sepertiga dari panjang balok induk.

Akan tetapi pada area dilatasi, bentang kolom diperkecil hingga menjadi dua pertiga panjang kolom yang lainnya.

3. Dilatasi Bangunan dengan Konsol

Dengan penerapan dilatasi menggunakan konsol, memungkinkan sistem jarak kolom dapat bertahan dengan sama.

Oleh sebab itu, wajar bila sistem ini selalu dipakai pada bangunan yang menggunakan material prefabrikasi.

4. Jenis Dilatasi dengan Balok Gerber

Jenis dilatasi ini dipakai apabila kamu menginginkan jarak kolom yang sama.

Kendati dapat memperkuat struktur bangunan, namun sistem ini memiliki kelemahan.

Kalau ada beban horizontal yang cukup besar seperti gempa bumi, struktur bangunan rentan ambruk.

Penerapan Dilatasi Bangunan

denah dilatasi bangunan

Untuk penerapannya, sistem struktur tersebut haruslah memperhatikan jaraknya, serta harus melalui perhitungan yang matang.

Bila ukurannya terlalu sempit, bakal menimbulkan banyak permasalahan, seperti kebocoran yang sulit diperbaiki.

Selain itu, berpotensi timbulnya kerusakan lain akibat blok saling bertabrakan.

Oleh karena itu, bentuk denah dilatasi bangunan sebaiknya dibuat sesederhana mungkin, simetris, dan dipisahkan dari strukturnya.

Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari adanya perputaran gerakan bangunan saat gempa.

Kendati demikian, elemen struktur ini dapat menimbulkan masalah pada bangunan itu sendiri.

Di antaranya sebagai berikut:

a. Penerapan dilatasi memerlukan konstruksi khusus atau balok korbel

b. Ketidakefektifan dalam pemasangan interior dapat memicu masalah serius.

c. Dua atau beberapa gedung yang menerapkan dilatasi akan mempunyai waktu getar alami yang berbeda.

Nah, itulah serba-serbi mengenai dilatasi bangunan dalam sebuah struktur gedung. Semoga bermanfaat untuk kamu ya!.

Baca juga ulasan mengenai kamus istilah properti lainnya, seperti unfurnished dalam hunian, hanya di artikel.rumah123.com.

Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com, karena kami #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Adhitya Putra

Adhitya Putra

Penulis Rumah123.com yang sedang menekuni peran sebagai Jurnalis di bidang properti. Merasa antusias dengan penulisan SEO dan fotografi bergenre hitam putih.