Rumah adat Riau merupakan salah satu Rumah Adat Melayu dengan nuansa Islam yang sangat kental. Simak enam jenisnya di sini selengkapnya. 

rumah adat riau

Rumah adat Riau merupakan salah satu jenis warisan budaya melayu yang memiliki nilai sangat kental.

Bukan hanya dari sisi warisan budayanya saja, rumah adat ini merupakan salah satu bagian penting dari sejarah Islam di Indonesia.

Selain rumah adat Gadang dari suku minang, rumah adat Riau juga memiliki filosofi yang sangat kuat mengenai definisi gotong royong dan kebersamaan keluarga. 

Lantas, seperti apa inspirasi dari rumah adat Riau? Simak pembahasannya berikut ini.

Sebagai warisan budaya dari Tanah Melayu, ada beberapa jenis Rumah Adat Riau yang perlu kamu ketahui 

Ada beberapa jenis rumah adat Riau yang perlu kamu ketahui berdasarkan karakteristiknya. 

Jenis-jenis rumah adat tersebut bukan hanya sekadar berfungsi sebagai tempat tinggal, melainkan juga untuk bermusyawarah maupun pesta adat.

Seperti apa jenis-jenis rumah adat Riau yang perlu kamu ketahui? Simak inspirasinya berikut ini.

1. Rumah Selaso Jatuh Kembar 

rumah adat riau Sumber: Pariwisata Indonesia

Selaso Jatuh Kembar merupakan salah satu identitas rumah adat riau yang paling kental, bahkan menjadi simbol yang sangat penting.

Bangunan ini berbentuk rumah panggung berukuran besar dan memiliki beberapa tingkatan rumah.

Umumnya, bangunan ini diperuntukkan untuk aktivitas berkumpul sehingga terdiri dari beberapa ruangan yang besar dan nyaman.

Adapun, komposisi rumah Selaso Jatuh Kembar terdiri dari ruangan untuk bermusyawarah, pertemuan adat, maupun tempat menyimpan benda seperti alat musik maupun dapur.

Baca Juga: Makna & Filosofi Rumah Adat Batak di Setiap Sudutnya

2.  Rumah Melayu Atap Lontik 

rumah adat riau Sumber: Kemendikbud.go.id

Rumah adat dengan nama Rumah Melayu Atap Lontik ini biasa disebut Rumah pelancang yang digunakan sebagai tempat tinggal suku bangsa Melayu di Lima Koto, Riau,

Nama pelancang atau Lancang karena bentuk hiasan kaki rumah memiliki bentuk seperti perahu atau pelancang.

Umumnya, jenis rumah ini kerap ditemukan pada pinggir sungai dengan bentuk rumah panggung untuk menghindari binatang buas maupun banjir. 

Salah satu faktor unik yang perlu kamu tahu adalah, penggunaan anak tangga di rumah ini yang selalu merujuk angka ganjil mulai dari tiga, lima, tujuh, sembilan maupun sebelas di setiap ruangan. 

3.  Rumah Melayu Lipat Kajang 

rumah adat riau Sumber: Wikipedia

Nama rumah adat ini diambil dari bentuk atap rumah menyerupai ujung atas bangunan yang melengkung.

Bentuk bubungan yang curam disebut Lipat Kajang ini dapat memudahkan air hujan yang turun melintasi atap rumah.

Sayangnya, seiring dengan berjalannya waktu, rumah adat ini sudah semakin sulit untuk ditemukan maupun digunakan oleh masyarakat Riau. 

4.  Rumah Melayu Atap Limas Potong 

rumah adat riau Sumber: Riau Berbagi

Jenis rumah adat riau ini merupakan salah satu bangunan rumah yang kerap digunakan oleh mayoritas masyarakat Riau sebagai tempat tinggal.

Rumah ini memiliki panggung dengan atap menyerupai bangunan limas yang terpotong. 

Umumnya, rata-rata bangunan ini memiliki tinggi sekitar 1,5 meter yang dibuat dari kayu atau papan.

Semakin kaya pemilik rumahnya, artinya semakin besar pula bentuk rumah dan papannya. 

Rumah ini terdiri atas beberapa ruangan, yakni teras, ruang depan, ruang tengah, ruang belakang, tempat tidur maupun dapur. 

Populasi rumah atap limas potong ini dalam kondisi yang masih sangat banyak sekali ditemukan di wilayah Riau.

5.  Balai Selaso Jatuh Kembar 

rumah adat riau Sumber: Borneo Channel

Serupa namun tak sama, Selaso Jatuh Kembar bukan hanya bangunan rumah dengan karakter dua selasar, melainkan juga sebagai ruangan aktivitas masyarakat.

Rumah ini juga kerap dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas adat, khususnya seperti tempat musyawarah maupun rapat adat masyarakat Riau.

Oleh sebab itu, bangunan ini memiliki berbagai macam nama sesuai dengan fungsinya seperti Balairung Sari, Balai Penobatan maupun Balai Kerapatan. 

Untuk meningkatkan nilai estetika pada bangunan, Selaso Jatuh Kembar ini juga dilengkapi dengan ukiran maupun corak bermotif hewan dan tumbuhan.

6.  Rumah Singgah Sultan Siak 

rumah adat riau Sumber: Kemendikbud.go.id

Rumah adat ini merupakan salah satu bangunan peninggalan dengan nilai sejarah yang sangat kuat.

Pasalnya, rumah ini merupakan tempat persinggahan Sultan Syarif Kasim II.

Adapun, rumah adat ini memiliki karakteristik dengan dominasi penggunaan warna krem, kuning keemasan, dan biru yang masih dipertahankan sesuai bentuk aslinya.

Seperti rumah adat Riau lainnya, rumah ini tetap mengedepankan unsur kayu dengan model panggung sebagai identitas yang penting. 

Baca Juga : Mengenal Rumah Adat Lampung atau Nuwo Sesat Berdasarkan Filosofinya

Demikian beberapa jenis rumah adat Riau dengan inspirasi warisan budaya melayu yang sangat kuat.

Yuk, cari tahu inspirasi rumah adat menarik yang penuh makna selengkapnya di artikel.rumah123.com.

"Sedang mencari lokasi Ruko di Tangerang? Kamu bisa cek Duta Indah Sentoha Tangerang di sini selengkapnya."

Bagikan:
879 kali