Perbatasan Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu perbatasan terpanjang yang ada di Tanah Air.

Lokasinya berada di pulau Borneo yang memiliki luas tanah mencapai 743.330 kilometer persegi.

Dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Indonesia, daerah perbatasan Indonesia Malaysia memiliki sarana dan prasarana infrastruktur yang cukup terbatas.

Bahkan bisa dibilang sedikit tertinggal.

Meskipun demikian, pemerintah melalui Kementerian PUPR terus berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, khususnya di Kalimantan Utara.

Melansir Kompas, upaya itu dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Jalan perbatasan ini membentang sepanjang 992,35 kilometer yang mencakup jalan paralel perbatasan sepanjang 614,24 kilometer dan juga akses perbatasan sepanjang 377,5 kilometer.

Jalan akses perbatasan Indonesia Malaysia terdiri dari beberapa bagian

Infrastuktur perbatasan Indonesia Malaysia 1 (Kementerian PUPR)

Daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di Kalimantan Utara mempunyai beberapa bagian seperti Malinau-Long Midang menuju PLBN Long Midang, Mensalong-Tau Lumbis untuk menuju PLBN Labang, serta Long Nawang-Tapak Mega untuk menuju PLBN Long Nawang.

Terdapat juga jalan akses perbatasan Malinau-Long Bawan sepanjang 203 kilometer yang terdiri dari beberapa ruas, yaitu Malinai-Long Semamu 92,73 kilometer, Long Semamu-Long Bawan 99,57 kilometer, dan Long Bawan-Long Midang sepanjang 10,7 kilometer.

Pembangunan sekolah di wilayah perbatasan

Infrastuktur perbatasan Indonesia Malaysia 2 (Kementerian PUPR)

Bukan cuma jalan antar wilayah yang diperbaiki oleh pemerintah.

Sarana lain seperti sekolah juga menjadi perhatian serius yang dicanangkan Kementerian PUPR.

Contohnya seperti renovasi di SDN 045 Binalatung di Kota Tarakan.

Sekolah ini terletak di pesisir Pantai Amal Kota Tarakan dengan jumlah siswa sebanyak 473 murid.

Mayoritas murid SDN 045 Binalatung ini adalah anak petani rumput laut dan berdomisili di sekitar gedung sekolah.

Mendirikan Embung Rawasari

Infrastuktur perbatasan Indonesia Malaysia 3 (Kementerian PUPR)

Sedangkan untuk ketahanan air di daerah perbatasan, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air membangun Embung Rawasari yang terletak di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan.

Embung seluas 250 kilometer persegi ini didirikan untuk menampung air saat musim hujan sebagai sumber air baku sehingga dapat mengantisipasi kekeringan pada saat musim kemarau. Embung Rawasari mempunyai luas genangan 3,22 hektar dengan kapasitas tampung 112.000 meter kubik.

Embung juga telah dilengkapi jaringan perpipaan diameter 40 cm sepanjang 4 kilometer.

Tidak hanya itu, di embung ini juga terdapat 2 unit pompa yang membantu pemenuhan kebutuhan air baku di Kota Tarakan dengan debit pengambilan sebesar 100 liter per detik.

Nah, itulah sedikit potret pembangunan infrastruktur di perbatasan wilayah Indonesia Malaysia yang bisa kamu ketahui.

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Dan jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan berita dan tips terbaru mengenai dunia properti dalam negeri serta mancanegara di artikel Rumah123.com.

Bagikan:
342 kali