Foto: Rumah123/iStock

Bisa dimaklumi kalau menjelang Lebaran kamu membutuhkan belanja  sandang, pangan hingga gadget. Namun, jangan lupakan pula rencana beli papan (rumah).

Kartu kredit memang alternatif alat bayar yang biasa digunakan, ada banyak promosi potongan harga hingga cicilan 0%. Namun, bagaimanapun juga kamu tetap harus bisa mengendalikan penggunaan kartu kredit.

Baca juga: Bunga Kartu Kredit Turun, Waktunya Bayar DP Rumah!

Berikut ini tips dari General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Marta, seperti dilansir detikfinance, Sabtu (16/6), agar kamu tidak syok menerima tagihan kartu kredit habis Lebaran:

Pertama. Jangan sampai karena ada promo, maka belanja jadi berlebihan. Kamu harus bisa memperhitungkan seberapa kemampuan bayarmu setelah Lebaran.

Baca juga: Asyik, Bunga Kartu Kredit Turun! Ayo, Alihkan ke Investasi Properti dan Tabungan

Kedua. Penting untuk memperhatikan dan mengingat tanggal cetak tagihan kartu kreditmu. Hal ini agar kamu bisa menyiapkan diri untuk pembayaran tagihan bulan depan.

Ketiga. Jangan pernah menjadikan kartu kredit sebagai sumber dana utama bagi kegiatan belanja.

Pada dasarnya, kartu kredit adalah pengganti uang tunai, yang kamu bisa gunakan saat ini tapi harus kamu kembalikan dananya pada pada waktu yang ditentukan. Kalau kamu gunakan sebesar Rp1 juta, misalnya, maka kamu sudah harus siap Rp1 juta pula utuk tagihan bulan depannya.

Baca juga: Mau Pake Kartu Kredit? Ingat, Kamu Mesti Bijaksana Lho!

Keempat. Jangan kalap saat melihat diskon di toko-toko online. Toko online biasanya menggiring pembeli untuk membeli lebih banyak barang, dengan promosi, berikut kemudahan yang diberikan.

Kelima. Jangan sekali-kali meminjamkan kartu kreditmu kepada orang lain. Hal ini demi keamanan. Sekarang banyak transaksi di toko online, jadi jangan memberi informasi CVV ke orang lain.

Bagikan: 1881 kali