OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Memangnya Salah Tinggal di Rumah Susun?

13 Oktober 2023 · 1 min read Author: Inge Mangkoe

Ilustrasi (Foto: Rumah123/Pexels)

Ilustrasi (Foto: Rumah123/Pexels)

Populasi dunia terus bertambah, sedangkan lahan ga mungkin dicetak lagi alias segitu-segitu saja. Itu sebabnya harga tanah terus naik.

Ga heran juga sih jika para pengembang properti mengalihkan fokus dari rumah tapak ke hunian vertikal seperti apartemen atau rumah susun. Sebab, hunian vertikal dianggap jadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan lahan di masa mendatang.

Baca juga: 200 Rumah Susun Telah Terbangun di Indonesia

Menurut Sekretaris Jenderal Real Estat Indonesia (REI), Hari Raharta, gaya hidup masyarakat Indonesia pun sudah harus diubah secara bertahap. Termasuk, membiasakan diri untuk tinggal di rumah susun.

’’Jadi mulai mengarah ke rumah susun, mumpung tanah kita masih banyak seharusnya sudah disiapkan dari sekarang sebelum lahan jadi langka karena tidak dicetak lagi,” kata Hari seperti dikutip dari Okezone.

Baca juga: Atasi Backlog, Pemerintah Siapkan Program Rumah Susun

Hari juga bilang, di beberapa negara tinggal dan hidup di hunian vertikal menjadi sebuah gaya hidup. Awalnya memang sulit, tapi lama-lama akan terbiasa.

’’Seperti di Jepang, Hong Kong, dan Singapura. Mulanya memang sulit tapi karena dibiasakan jadi terbiasa. Itu adalah tentang bagaimana mengubah gaya hidup, suatu hal yang tidak bisa dihindarkan,’’ ujarnya.


Tag: , , , ,


IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA