pemanasan global efek rumah kaca

Efek rumah kaca menjadi perbincangan para pengamat lingkungan hidup dan pejabat pemerintahan dunia dalam satu hingga dua dekade terakhir.

Istilah tersebut memiliki keterkaitan yang erat dengan isu Global Warming atau pemanasan global yang mengancam bumi hari ini.

Sebab jika tidak cepat ditanggulangi, maka dalam beberapa waktu kedepan kehidupan masyarakat dunia dapat terganggu akibat dampak dari pemanasan global.

Langsung aja yuk kita simak penjelasan lengkap mengenai efek rumah kaca berikut ini

Apa itu efek rumah kaca?

efek rumah kaca 1 (NASA)

Efek rumah kaca adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahwa panas yang dipancarkan oleh matahari terperangkap di dalam atmosfer bumi.

Ilustrasi tersebut digambarkan seperti panas matahari yang terperangkap di dalam sebuah rumah kaca.

Pada keadaan normal, ketika siang hari matahari menyinari bumi sehingga permukaan bumi menjadi hangat dan pada malam hari permukaan bumi mendingin.

Namun akibat adanya efek rumah kaca, sebagian panas yang harusnya dipantulkan permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Inilah mengapa bumi menjadi semakin hangat dari tahun-ketahun dan berpotensi meningkatkan suhu bumi secara keseluruhan

Panas tersebut bisa terperangkap di dalam atmosfer bumi karena adanya gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2), nitrogen dioksida (N2O), metana (CH4), dan freon (SF6, ,CFC, HFC dan PFC).

Penyebab efek rumah kaca

efek rumah kaca 2 (NASA)

Melansir Kemendikbud, penyebabnya sendiri seperti yang sudah dijelaskan di atas adalah karena gas rumah kaca.

Berikut ini adalah daftar gas rumah kaca yang menjadi penyebab efek rumah kaca.

- Uap air (H2O), 36-70% - Karbon dioksida (CO2), 9-26% - Methana (CH4), 4-9% - Ozon (O3), 3-7% - Nitrous Oxide (N2O) - CFC dan HFC

Sebetulnya, bumi membutuhkan gas-gas tersebut agar ketika malam hari suhu bumi tidak terlalu dingin.

Tapi karena beberapa kegiatan yang dilakukan oleh manusia di bawah ini, kandungan gas tersebut menjadi di luar ambang batas normal.

- Penebangan hutan secara liar - Penggunaan batu bara sebagai pembangkit listrik - Penggunaan kendaraan yang menghasilkan gas buang berbahaya - Peternakan hewan yang menghasilkan gas metana dapat merusak ozon

Dampak efek rumah kaca

efek rumah kaca 3 (Pixabay)

Peningkatan suhu panas bumi tentunya memberikan dampak bagi seluruh makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.

Berikut ini adalah daftar lengkapnya:

- Meningkatnya suhu bumi. -  Mencairkan es atau gletser yang berada di kutub utara dan kutub selatan. - Meningkatkan tinggi permukaan air laut. - Memusnahkan habitat beruang kutub. - Perubahan musim yang tidak diduga. - Cuaca ekstrim. - Rentan terjadi kebakaran hutan. - Gangguan ekosistem flora dan fauna. - Kota-kota yang berada di pesisir laut akan terendam. - Bencana alam seperti banjir atau tanah longsor.

Cara meminimalisir dampak efek rumah kaca

efek rumah kaca 4 (Pixabay)

Agar dampak efek rumah kaca dapat diminimalisir, kita bisa melakukan beberapa hal yang mudah dan cepat.

Mengurangi penggunaan kendaraan yang menghasilkan gas buang berbahaya. 1. Memilih untuk menggunakan transportasi umum. 2. Menggunakan kendaraan listrik. 3. Menghentikan penggunaan batu bara sebagai pembangkit listrik. 4. Hemat listrik. 5. Mengolah limbah peternakan secara benar. 6. Melakukan reboisasi hutan yang gundul. 7. Tidak menggunakan plastik sekali pakai 8. Membatasi penggunaan AC di rumah 9. Mengelola sampah rumah tangga secara bijak 10. Tidak membakar sampah

Nah, itulah tadi ulasan lengkap mengenai efek rumah kaca.

Yuk, kita mulai dari sekarang untuk menjaga lingkungan sekitar!

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Dan jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan berita dan tips terbaru mengenai dunia properti dalam negeri serta mancanegara di artikel Rumah123.com.

Bagikan:
311 kali