properti komersial- rumah123.com Ilustrasi Cafe. Investor Properti Bisa Mulai Melirik Investasi Properti Komersial di Kota Mandiri yang Sedang Berkembang. Capital Gain dan Rental Yield Properti Komersial Sebenarnya Lebih Bagus dari Properti Residensial (Foto: Rumah123/Getty Images)

Investasi properti komersial sebenarnya memiliki potensi yang besar. Apalagi jika properti tersebut berada di kota mandiri yang sudah berkembang.

Saat mengulas investasi properti, biasanya yang dibicarakan adalah properti residensial seperti rumah dan apartemen. Apartemen memiliki rental yield yang bagus, namun ruko, rukan, toko, atau kios juga punya rental yield yang lebih baik lagi.

Ruko (rumah toko), rukan (rumah kantor), toko, atau kios merupakan tempat wirausaha. Tidak mengherankan kalau sewa properti komersial pastinya tinggi.

Baca juga: Tol Kunciran-Serpong Dibuka, Investasi Properti di Banten Semakin Menarik

Kenaikan harga properti atau capital gain dari properti komersial juga bagus. Saat kawasan ruko dan sekitarnya berkembang menjadi area komersial, maka harga properti pun melonjak tinggi.

Investor bisa melirik investasi properti komersial selain properti residensial. Sebagai investor tentunya harus membagi portofolio investasi dalam beragam jenis properti mulai dari residensial, komersial, bahkan tanah.

Saat berinvestasi properti, kamu sebaiknya tidak hanya memiliki rumah atau apartemen, tetapi juga ruko, rukan, toko, kios, dan lainnya. Risiko investasi harus dibagi dengan baik. Investor memang tidak boleh menempatkan seluruh dana dalam satu keranjang investasi.

Baca juga: Menghitung Potensi Investasi Apartemen High-End di Tangerang

Kawasan yang bisa dilirik tentunya area yang berkembang seperti area penyangga Jakarta. Ibu kota memiliki sejumlah kawasan penyangga seperti Tangerang, Bekasi, Depok, Cikarang, Bogor, dan lainnya. Setiap kawasan memiliki keunggulan masing-masing.

Serpong Menjadi Kawasan yang Dipenuhi Kota Mandiri

Serpong yang berada di Kota Tangerang Selatan bisa menjadi pilihan. Ada sejumlah kota mandiri yang ada di sekitar kawasan Tangerang dan sekitarnya seperti Gading Serpong, BSD City, Alam Sutera, hingga Lippo Karawaci.

Sebenarnya, kawasan Tangerang dan sekitarnya memang menjadi wilayah yang dilirik oleh konsumen. Kawasan ini relatif dekat dengan Jakarta.

Akses tol juga mudah, selain juga ada akses KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line. Tidak heran kalau banyak orang yang memilih tinggal di Tangerang dan sekitarnya.

Baca juga: Potensi Investasi Properti di Tangerang Semakin Menjanjikan

Kota mandiri biasanya memiliki fasilitas yang lengkap. Fasilitas seperti sekolah, universitas, supermarket, hotel, rumah sakit, perkantoran, dan lainnya tersedia.

Selain itu, kawasan komersial juga tersedia. Kawasan komersial ini akan menunjang kebutuhan para penghuni mulai dari mini market, restoran, cafe, bank, salon, dan masih banyak lagi.

Jumlah penduduk yang terus bertambah tentunya membutuhkan fasilitas yang ada di kawasan komersial. Ruko pun tumbuh pesat. Investasi properti komersial pun semakin menjanjikan.

Baca juga: Berinvestasi Properti di Kawasan Sub Urban yang Paling Berkembang

“Kota Gading Serpong sebagai salah satu kawasan kota mandiri tidak hanya memberikan produk hunian dan komersial terdepan, namun juga memberikan beragam fasilitas dan infrastruktur kota yang lengkap untuk memenuhi segala kebutuhan penghuninya. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, lifestyle, pusat perbelanjaan, dan lain-lain,” ujar Director Paramount Land, Aryo T Ananto.

“Inilah saatnya bagi konsumen/investor untuk meningkatkan kualitas hidupnya dengan berinvestasi di Kota Gading Serpong. Kami memberikan kesempatan kepada konsumen/investor memiliki hunian atau pun ruang usaha (shophouses) untuk mengembangkan usaha dan bisnis di Gading Serpong,” lanjut Aryo.

Bagi kamu yang ingin berinvestasi properti pada awal 2020 ini, saatnya untuk melirik properti komersial di lokasi yang strategis, kawasan yang telah berkembang, dan memiliki pertumbuhan investasi yang tinggi.

Baca juga: Yuk, Berinvestasi Kondotel di Pintu Gerbang Ibu Kota Negara yang Baru

Kalau memiliki properti komersial, kamu bisa menggunakannya sendiri sebagai tempat berwirausaha. Banyak generasi milenial yang memilih untuk membuat start up atau perusahaan rintisan. Usaha kuliner saat ini berkembang pesat.

Pilihan lainnya adalah menyewakannya kepada orang lain. Kalau kamu tidak ingin berwirausaha, kamu bisa menyewakan dan mendapatkan pemasukan pasif (passive income).

Bagikan:
1309 kali