ruko- rumah123.com Ilustrasi. Investor Pemilik Properti Komersial Seperti Ruko Harus Mengetahui Para Calon Penyewa Potensial. Mereka Adalah Generasi Milenial, Kalangan Mapan yang Ingin Pensiun, dan Ibu Rumah Tangga (Foto: Rumah123/Getty Images/REA Adobe Experience Manager)

Investor properti komersial sudah seharusnya mengetahui siapa calon penyewa potensial. Siapa saja yang berpotensi untuk menyewa rumah toko?

Saat sebuah kawasan berkembang pesat, maka jumlah populasi juga akan bertambah. Orang akan memilih tinggal di wilayah tersebut.

Pertambahan jumlah penduduk tentunya membuat kebutuhan kelengkapan fasilitas dibutuhkan. Warga sekitar tidak hanya membutuhkan rumah sakit, sekolah, atau pasar.

Baca juga: Investasi di Sektor Keuangan Bermasalah, Saatnya Melirik Lagi Investasi Properti

Orang mulai membutuhkan area komersial. Kehadiran café, restoran, rumah makan, barbershop, salon, bakery, florist, apotek, dan lainnya diharapkan ada.

Hal ini menjadi peluang bagi para investor yang ingin memiliki properti komersial seperti ruko atau rumah toko. Saat ini, banyak orang yang ingin mempunyai usaha.

Properti Komersial Punya Potensi Harga Sewa Tinggi dan Juga Kenaikan Harga yang Besar

Sebenarnya, properti komersial seperti ruko memiliki keunggulan dibandingkan dengan investasi rumah atau apartemen. Ruko memiliki rental yield atau harga sewa yang lebih tinggi dibandingkan rumah atau apartemen.

Associate Director Paramount Land M. Nawawi menyatakan harga sewa ruko di kawasan Serpong, Tangerang bisa mencapai Rp40 juta hingga Rp120 juta per tahun. Tentunya harus melihat besar ruko dan juga lokasi.

Biasanya, para pemilik ruko meminta sewa minimal untuk dua tahun. Bagi para investor, hal ini tentu menguntungkan kalau melihat besarnya harga sewa.

Baca juga: Rumah123: Tren Pencarian Rumah Naik, Masyarakat Masih Ingin Berinvestasi Properti

Selain sewa, properti komersial memiliki kenaikan capital gain yang tinggi. Lantaran digunakan untuk berwirausaha, properti jenis ini tentunya mempunyai peluang kenaikan harga yang tinggi.

Tidak dipungkiri kalau harga beli ruko memang lebih mahal dibandingkan dengan rumah atau apartemen. Tetapi, tentunya hasil imbal baliknya sepadan dengan investasi yang dikeluarkan.

Ada Tiga Calon Penyewa Potensial untuk Properti Komersial Seperti Ruko

Bagi yang saat ini memiliki properti komersial seperti ruko, ada tiga calon penyewa potensial yang bisa dibidik yaitu generasi milenial, kalangan mapan yang berencana pensiun, dan juga ibu rumah tangga. M. Nawawi melanjutkan mereka bisa menjadi target market.

Pertama, generasi milenial. Saat ini, kaum milenial memang suka membuka usaha rintisan atau start up berbasis teknologi. Mereka membutuhkan kantor, workshop, dan lainnya.

Saat memulai usaha, tentunya mereka hanya perlu menyewa tempat dan belum memiliki dana untuk membeli ruang usaha sendiri.

Baca juga: Mungkinkah Penyebaran Virus Corona Berdampak Kepada Investasi Properti?

Kedua, kalangan mapan. Banyak dari mereka yang sudah bekerja lama akan memasuki usia pensiun. Biasanya, mereka ingin mempunyai usaha untuk mengisi masa pensiun dan juga pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ketiga, ibu rumah tangga. Para ibu rumah tangga biasanya kreatif dalam mencari penghasilan tambahan. Mereka ingin mempunyai bisnis sendiri.

Ketiganya menjadi calon penyewa potensial untuk properti komersial seperti ruko. Apalagi saat ini, ruko juga memiliki tipe yang lebih kecil seperti Arcadia Grande di Gading Serpong. Ruko memiliki lebar hanya 4,5 meter dengan harga mulai dari Rp990 juta. Mereka yang ingin merintis usaha bisa dipermudah karena harga ruko lebih murah dan harga sewa juga terjangkau.

Ruko berukuran sedang ini bisa digunakan untuk usaha café, bakery, florist, restoran, creative space,  apotek, hingga co-working space.

Baca juga: Mahalnya Harga Tiket Pesawat Berdampak Kepada Investasi Properti

Bagikan:
751 kali