Kota mandiri yang berlingkungan asri dan peduli energi berkelanjutan tampaknya segera terwujud di Kota Batam. Pollux Properties bekerja sama dengan Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie memberi nama megaproyek kota mandiri di Batam ini dengan Meisterstadt.

Meisterstadt berasal dari bahasa Jerman, meister berarti master dan stadt berarti kota. Artinya, kota dengan standar tertinggi,” kata Dr Ing Ilham Akbar Habibie, MBA, selaku Komisioner Pollux Habibie International pada acara Signing Ceremony, perjanjian kerja sama dengan tujuh bank nasional, Jumat (22/01) di Hotel Raffles, Jakarta.

Baca juga: Pollux Properties dan PP Indonesia Geser Pakuwon dan Wika Realty

Menurut Ilham, Meisterstadt adalah  kota dengan standar internasional dan terintegrasi. Merupakan sebuah kawasan kota mandiri yang dibangun dengan konsep one stop living. Lokasinya di Kota Batam terbilang strategis. Hanya berjarak lima menit dari pelabuhan kapal Batam Center Ferry Terminal dan 15 menit dari Hang Nadim International Airport, serta dekat dengan Distrik Nagoya.

Mulai digarap pertengahan 2016 ini dan direncanakan rampung pada 2019, Meisterstadt akan memiliki total 11 tower yang dibangun di atas lahan seluas sembilan hektar. Megaproyek ini akan memiliki 8 tower apartemen, office tower setinggi 100 lantai yang sekaligus akan menjadi office tower tertinggi di Indonesia. Dilengkapi lifestyle mall, rumah sakit, dan komplek ruko.

Baca juga: Properti Batam Diprediksi Kembali Bergairah

Ilham Akbar Habibie menilai, Batam adalah kota yang sangat potensial. Kota ini memiliki industri galangan kapal dan minyak, serta gas yang cukup maju.

“Batam bisa berkembang dengan lebih baik, sama dengan Singapura,” ujar Ilham.

Selain aspek industri, Batam juga berpotensi pariwisata. Batam adalah pintu masuk ketiga bagi wisatawan asing ke Indonesia setelah Jakarta dan Bali.

(Wit)

Bagikan: 2437 kali