Untuk kamu yang mau mengubah dekor rumah menjadi ala Skandinavia, pastikan kamu telah mengikuti 7 hal ini ya!

Rumah bergaya Skandinavia memang sedang populer beberapa tahun belakangan. Gak heran, hal ini disebabkan karena gaya Skandinavia mengutamakan tampilan yang minimalis dan sederhana. Hal ini sejalan dengan gaya hidup masyarakat Indonesia yang semakin condong ke gaya hidup minimalis.

Tapi jangan keliru, meskipun serupa, gaya minimalis dan Scandinavian adalah dua hal yang berbeda. Interior Skandinavia sudah pasti memiliki tampilan yang minimalis, namun tampilan minimalis belum tentu terasa Skandinavia.

Gaya Skandinavia lebih kental dengan nuansa alamnya. Sedangkan untuk gaya minimalis, nuansa futuristik pun juga bisa masuk dalam kategori. Supaya semakin jelas, untuk kamu yang mau mengubah dekor rumah menjadi ala Skandinavia, pastikan kamu telah mengikuti 7 hal ini ya!

Baca juga: Tinggal Nyaman di Hunian Seluas 13 Meter Persegi, Penasaran Kayak Apa

Warna-warna netral lebih dominan

dekor rumah - rumah123.com

Interior Skandinavia terkenal dengan warna monokrom, hitam dan putih. Tapi sebenarnya, tak melulu harus hitam dan putih. Yang pasti, warna yang mendominasi tidak terlepas dari skema warna netral seperti putih, abu-abu, hitam, atau warna-warna lembut lainnya seperti biru muda atau coklat pastel.

Hal ini juga berlaku untuk pemilihan warna furniture. Hindari menggunakan warna cerah yang terlalu kontras dengan perabotan yang lain, sekalipun itu hanya untuk gelas, jam dinding atau bahkan karpet.

Minimalisir motif dan barang

dekor rumah - rumah123.com

Prinsip pada dekor rumah Skandinavia adalah “less is more”. Keindahan pada interior Skandinavia justru muncul dari kesederhanaannya. Untuk itu, pemilihan furniture menjadi salah satu hal yang sangat menentukan hasil akhir.

Belilah furniture yang simple, modern, dan fungsional. Singkirkan juga barang-barang yang memang tidak diperlukan sehingga tak menghilangkan unsur Skandinavia di rumah.

Dekorasi yang minim detail

dekor rumah - rumah123.com

Bukan cuma berlaku untuk pemilihan furniture, keseluruhan aspek interior Skandinavia juga sangat minim terhadap hal detail. Penambahan elemen dekoratif seperti sarung bantal atau karpet  pun cenderung sederhana dan tidak berlebihan.

Perbanyak furniture dengan material kayu

dekor rumah - rumah123.com

Lantaran masyarakat Skandinavia sangat menyukai dekorasi-dekorasi yang bersifat natural, material kayu menjadi salah satu ciri khas lain dari gaya interior Skandinavia yang kental. Penggunaan kayu bisa diaplikasikan pada lantai, langit-langit, atau pada furniture sekalipun.

Perbanyak elemen kain untuk kesan hangat

dekor rumah - rumah123.com

Meskipun minim warna mencolok dan sederhana, dekor rumah Skandinavia tetap mampu menciptakan suasana hangat dan tidak kaku. Hal ini dikarenakan kehadiran elemen kain yang melengkapi keseluruhan tampilan. Mulai dari karpet, gorden, hingga taplak atau kain dekorasi untuk mempercantik ruangan.

Pencahayaan alami dari jendela besar

dekor rumah - rumah123.com

Masyarakat Skandinavia sangat suka dengan suasana terang alami yang bisa dinikmati di dalam rumah. Oleh karena itu, mereka kerap menambahkan jendela besar untuk memaksimalkan masuknya cahaya ke rumah.

Maka untuk membuat nuansa Skandinavia yang kental di rumah, kamu harus menghadirkan bukaan yang besar, yang memungkinkan cahaya bisa masuk dengan maksimal.

Baca juga: 6 Jenis Batu Alam yang Banyak Digunakan Rumah Minimalis Kekinian

Gunakan dekorasi yang bersifat natural

dekor rumah - rumah123.com

Seperti yang telah disebutkan di atas soal kecintaan masyarakat Skandinavia terhadap hal-hal yang natural, dekorasi yang umum digunakan di rumah ala Skandinavia juga bersifat natural. Misalnya seperti tanaman yang diletakkan di dalam ruangan.

Itu dia 7 hal yang harus diikuti jika kamu mau mengubah dekor rumah menjadi bergaya Skandinavia. Butuh tips lainnya seputar rumah? Jangan lewatkan artikel-artikel Rumah123.com!

Bagikan: 357 kali