Pameran Megabuild Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), 15-18 Maret 2018. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea
 

Mau tahu berbagai produk terbaru dalam industri bahan bangunan, arsitektur, dan desain interior? Kamu bisa ke Pameran Megabuild Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), 15-18 Maret 2018. Ada lebih dari 500 brand dengan 1.000 produk pilihan, meliputi 13 segmen produk utama yang mencakup kelengkapan ragam bahan bangunan, solusi desain, serta etalase teknologi dan sistem terbaru.

“Segmen terbaru dalam ajang ini adalah Security, Safety and Facility Management (SSF) yang menampilkan berbagai teknologi terkini sistem keamanan,” General Manager Reed Panorama Exhibitions (RPE),  Steven Chwee, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/3/2018).

Baca juga: Kalau Suka Keramik, Datang Dong ke Pameran KERAMIKA 2018!

Reed Panorama Exhibitions (RPE) sebagai penyelenggara pameran akbar ini kembali menghadirkan ratusan pelaku usaha di bidang bahan bangunan, arsitektur, desain interior, dan keramik dalam pameran tahunannya ini. Tak ketinggalan Rumah123 membuka booth di 132 Hall 7.

 
(Kiri-kanan) Lea Aziz - Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta, Erwin Princen Sihite – Sekretaris Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Jakarta, Steven Chwee– General Manager Reed Panorama Exhibitions (RPE) Indonesia, Helen Woon – Project Director Megabuild Indonesia, Stefanus Ronald Juanto – Presiden Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (AISKINDO) pada acara konferensi pers Pameran Megabuild Indonesia 2018, Rabu (7/3) di Jakarta Pusat. Foto: Rumah123/Dok. RPE
 

Pameran Megabuild 2018 ini dilaksanakan bersamaan dengan Pameran KERAMIKA 2018 dan Security, Safety & Facility Management Expo Indonesia. Jadi, merupakan pameran satu atap yang akan menjawab segala kebutuhanmu akan bahan bangunan dan elemen-elemen pendukungnya.

Pameran ini didukung oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (AISKINDO), Asosiasi Sistem Intergrator & Sekuriti Indonesia (ASISINDO), dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (GAPENSI).

Baca juga: Megabuild Indonesia 2017, Hadirkan Seribu Produk Pilihan Terbaik

Kebutuhan akan bahan bangunan dan elemen pendukungnya meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor properti di Indonesia. Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial (SPHRR) yang diterbitkan Bank Indonesia, pada Triwulan IV-2017, penjualan rumah tumbuh sebesar 3,05 persen.

Tak hanya itu, sejalan dengan tren Internet of Things (IOT), maka konsep smart home (rumah pintar) yakni penggunaan CCTV, detektor alarm, sensor gas, dan sistem pengamanan menggunakan finger print (pindai jari) menjadi faktor penting. Pertumbuhan smart home di Indonesia didorong oleh industri properti yang menawarkan otomasi sebagai keunggulan, bahkan kian menjadi tuntutan konsumen.

Baca juga: Teknologi Mutakhir Hasilkan Beragam Desain Keramik

Teknologi ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat modern yang membutuhkan privasi dan kenyamanan ekstra. Manfaat teknologi baru pun dirasakan oleh penyedia jasa konstruksi dan konsultan arsitektur, yang mereka dituntut untuk memberikan rancangan bangunan yang aman, berkualitas, namun tetap ramah lingkungan.

Pembangunan proyek pun semakin mudah dan singkat berkat inovasi, semisal di bidang konstruksi yakni penggunaan beton pra cetak (pre-cast) dan wiring yang sangat efisien.

“Tahun ini Megabuild 2018 fokus pada bangunan yang aman dan pintar, menitikberatkan pada struktur desain yang fungsional namun memiliki nilai estetika yang tinggi, termasuk pemilihan bahan baku serta fitur-fitur teknologi sebagai nilai tambah dari bangunan atau lingkungan itu sendiri,” kata Steven.

Baca juga:  Kekuatan Konstruksi Simpang Susun Semanggi Bisa Sampai 100 Tahun Lho!

Tahun ini Megabuild diramaikan oleh pelaku usaha dari 19 negara, yakni Singapura, Malaysia, Taiwan, Tiongkok, India, Italia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Australia, Amerika Serikat, Meksiko, Turki, Myanmar, Hong Kong, Spanyol, Jerman, Brazil, dan Vietnam.

Dengan luas area pameran 30.000-meter persegi dan diharapkan dapat menyerap lebih dari 50.000 pengunjung, pameran Megabuild Indonesia 2018 akan menjadi pameran terlengkap untuk bidang arsitektur, desain interior dan bahan bangunan di Indonesia.

Selama pameran berlangsung, akan diselenggarakan juga beragam kegiatan atau program untuk bisnis, profesional maupun umum, contohnya Trade Exhibition, Green Building Council Indonesia Seminar, Workshop oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Desain Interior Klinik oleh HDII.

Bagikan: 1363 kali