Sebanyak 8.749 unit rumah subsidi Tipe 25/60 akan menempati kawasan seluas 105 hektare di Vila Kencana Cikarang. . Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Bekasi-Cikarang ditargetkan beroperasi paling cepat September 2017. Jika jalur KRL Bekasi-Cikarang sudah beroperasi, maka jalur KRL Jakarta Kota-Bekasi diperpanjang hingga Cikarang. Nantinya KRL Cikarang itu bukan hanya sampai Stasiun Manggarai, tapi sampai Jakarta Kota. Di samping itu, KRL Bekasi-Manggarai tetap masih ada.

Rute KRL Jakarta Kota-Cikarang ini sama dengan rute KRL Jakarta Kota-Bekasi saat ini. Sementara, untuk waktu tempuh, dari Cikarang hingga Bekasi sekitar 30 menit, Bekasi hingga Manggarai juga 30 menit. Diperkirakan waktu tempuh Cikarang-Jakarta Kota selama 90 menit.

Baca juga: Perumahan Dekat Stasiun KRL Makin Menjamur

Demikian yang disampaikan Vice President Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jakarta (KCJ) Eva Chairunnisa, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Kompas.com. Eva juga mengatakan, nantinya tarif yang akan dikenakan kepada penumpang KRL Jakarta Kota-Cikarang sebesar Rp5.000.

Direktur Prasarana Perkeretaapian Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, mengatakan, sejauh ini uji coba KRL tersebut berjalan lancar. Zulfikri juga menyampaikan, sepanjang Stasiun Bekasi hingga Stasiun Cikarang telah dibangun tiga gardu yang masing-masing memiliki 4.000 KVA.

Di lintasan Bekasi-Cikarang, kata dia, stasiun yang nantinya bisa digunakan antara lain Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, dan Stasiun Cikarang.

Baca juga: Awal April, Rute KRL Tujuan Bekasi-Jakarta Kota Berubah

Nah, salah satu perumahan yang beruntung berkat adanya jalur KRL tersebut adalah Vila Kencana Cikarang. Proyek rumah tapak ini rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 105 hektare. Secara total, rumah yang akan dibangun mencapai sekitar 8.749 unit, diperuntukkan bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Peresmian proyek perumahan bersubsidi ini beberapa waktu lalu dihadiri Presiden Joko Widodo. Sang pengembang, PT Arrayan Bekasi Development, bermitra dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).

Uang muka (DP) sekitar Rp1,12 juta dan cicilannya sekitar Rp800.000 per bulan. Untuk akses KPR, masyarakat cukup mengeluarkan DP sebesar 1% dan bunga cicilan 5% fixed selama 20 tahun. Tersedia Tipe 25/60 harga per unit mulai dari Rp112 juta hingga Rp141 juta.

Baca juga: Rumah Subsidi DP 1 Persen, Cicilan Rp800 Ribu Selama 20 Tahun, Mau?

Untuk bisa memiliki rumah subsidi ini tentu saja ada syaratnya, belum punya rumah, WNI, dan  pendapatan per bulannya tidak boleh lebih dari Rp4 juta.

Selain melalui skema KPR subsidi, rumah subsidi ini dapat dimiliki lewat skema kemitraan BTN dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK).

Skema lainnya yakni melalui KPR Mikro BTN untuk memiliki atau merenovasi rumah. Plafon kreditnya maksimal Rp75 juta. Kredit bagi pekerja informal dengan penghasilan berkisar Rp1,8 juta-Rp 2,8 juta ini, dikenai DP 1% dan skema angsuran yang bisa dibayar harian atau mingguan.

Bagikan: 2573 kali