Sales promotion girl (SPG) menawaarkan hunian subsidi dengan menggunakan smartphone. Sekitar 660 proyek properti hasil karya 209 perusahaan pengembang, turut serta dalam memeriahkan acara ini. Foto: Rumah123/iStock

Penjualan melalui situs ternyata berpengaruh sangat besar pada perilaku konsumen Indonesia. Pasalnya, kecintaan masyarakat terhadap ponsel pintarnya mencapai 71 persen.

Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Asia Pasifik. Belum lagi intensitas waktu yang dihabiskan dengan online di smartphone yang juga cenderung tinggi.

Ini merupakan rilis teranyar dari Google Indonesia tentang tren konsumen di negeri ini. Terlebih data terakhir menunjukkan pengguna smartphone di Indonesia sudah mencapai 43 persen.

Baca juga: Percaya Gak? Rumah Seken di Jakarta Justru Lebih Dicari!

"Rata-rata kita menghabiskan lebih dari 2 jam sehari online di smartphone. Dua setengah kali lebih lama ketimbang desktop," kata Industry Head sekaligus pakar e-Commerce Google Indonesia, Henky Prihatna, Kamis (17/11).

Dengan intensitas yang sedemikian tinggi, menurut Henky, turut meningkatkan potensi pembelian produk secara online. "Belanja online via ponsel," ujarnya melanjutkan.

Baca juga: Tunda Terus, Bisa Risiko Punya Rumah 175 Tahun Lagi!

Melalui risetnya ini, Google Indonesia juga menyoroti bagaimana ponsel menjadi pintu masuk potensial bagi mereka yang ingin membeli produk yang dibutuhkannya. Sekitar 77 persen responden mengaku mendatangi tempat penjualan produk yang diincarnya setelah berselancar mencari informasi melalui ponselnya.

Tak hanya itu, 92 persen responden juga menyatakan selalu menjelajahi situs yang relevan dengan produk yang dibutuhkannya. Selain itu, 87 persen juga mengatakan kerap berubah pikiran terkait sebuah produk yang sudah dilihatnya langsung setelah melakukan pencarian tambahan di ponsel mereka.

Bagikan: 3102 kali