membangun rumah islami Foto: homeshabby.com

Siapa yang tak ingin membangun rumah yang tertata rapi dan nyaman untuk ditinggali?

Meski begitu, tetap ada peraturan tersendiri yang harus diikuti dalam pembangunan rumah.  

Salah satunya aturan membangun rumah yang didasarkan pada konsep agama Islam yang harus diperhatikan oleh setiap muslim. 

Meski tidak terlalu rumit, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun rumah sesuai konsep Islami. 

Berikut delapan hal penting dalam membangun rumah yang sesuai dengan konsep Islam yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Perhatikan Lingkungan Rumah

Lingkungan rumah sumber: Getty Images

Saat kamu membeli tanah maupun rumah, hal pertama yang harus kamu perhatikan ialah lingkungan di sekitar rumah. 

Jangan sampai, lingkungan itu justru penuh dengan kemaksiatan, kesyirikan, dan keburukan saat kamu sudah membangun maupun merenovasinya. 

Kamu bisa berdiskusi dan menanyakan hal ini kepada ketua RT atau bisa melihat secara langsung.

Akan lebih baik jika kamu tidak tinggal di wilayah perjudian, kemaksiatan, apalagi lingkungan pencuri, dan pengguna narkoba. 

Sebab, Rasulullah menyampaikan bahwa, “Kesucian adalah sebagian dari iman.” (HR. Muslim).

2. Pikirkan Privasi Penghuni Rumah

Hal yang seharusnya kamu perhatikan dalam proses pembangunan rumah dalam konsep Islam yakni privasi. 

Sebab, privasi merupakan salah satu hal penting dalam kultur seorang muslim. 

Tak hanya dalam aktivitas peribadatan, namun juga dalam keseluruhan desain rumah.

Untuk mendapatkan privasi yang cukup, kamu bisa menggunakan kaca jendela dengan dekorasi geometrik yang khas Islam. 

Tak hanya mengutamakan fungsi, desain kaca geometrik juga merupakan elemen dekoratif yang menjadi ciri khas seni dalam Islam. 

Kehadiran kaca geometrik ini juga mampu memberi tambahan kadar estetika pada keseluruhan ruangan.

3. Posisi Rumah dan Kiblat

hidup bertetangga sumber: bobvila.com

Hal penting dalam membangun rumah sesuai konsep Islam selanjutnya ialah tidak mengambil ‘hak’ rumah tetangga lainnya.

Sebuah rumah yang Islami tidak boleh menutupi akses tetangganya dalam mendapatkan sinar matahari, udara, dan air yang dibutuhkannya.

Tak hanya itu, jangan sampai rumahmu juga dibangun dengan posisi yang menyulitkan pergerakan atau mobilitas tetangga sekitar. 

Misalnya dengan menutup akses jalan menuju rumah orang lain atau membuat tempat sampah yang membuat tetangga tidak nyaman. 

Sebaiknya rumah seorang muslim tidaklah membawa mudharat atau keburukan untuk orang yang tinggal di sekitarnya. 

4. Posisi Kamar Tidur

Kamar tidur menjadi salah satu ruangan penting dalam sebuah hunian. 

Sebab, ruangan ini menjadi tempat seorang muslim beristirahat setelah melakukan aktivitas seharian. 

Dalam Islam, posisi kamar tidur juga memiliki aturan tersendiri loh. 

Pastikan ruangan yang jika seseorang tidur maka kepalanya akan berada di kiblat dan kakinya akan menghadap ke arah lainnya.

Hindari untuk meletakkan tempat tidur atau memposisikan ruangan di mana kaki akan menghadap kiblat saat tidur.

Selain itu, tempat tidur sebaiknya diposisikan agar penghuninya bisa tidur mengadap arah kanan sesuai dengan cara tidur Rasulullah. 

5. Posisi Kamar Mandi

kamar mandi minimalis sumber: Interior Design Ideas

Area lainnya yang juga harus diperhatikan posisinya ialah kamar mandi. 

Dalam rumah seorang muslim, toilet sebaiknya tidak dibangun mengarah maupun membelakangi kiblat. 

Meskipun membangun toilet dengan arah menuju atau membelakangi kiblat bukanlah sebuah dosa. 

Namun,  akan lebih baik jika toilet dibangun dengan mengarah di sisi lain kiblat dan bukannya mengarah atau membelakanginya.

6. Posisi Dapur

Sama seperti ruangan lainnya, penempatan dapur juga harus diperhatikan. 

Dapur seorang muslim harus dibangun dengan efisien dan tidak berlebihan. 

Sebab, Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebihan dan juga seorang muslim makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.

Tak hanya itu, dapur yang baik dalam Islam haruslah diletakkan di bagian rumah yang paling dalam atau di posisi yang paling belakang. 

Hal itu agar area ini tidak terlihat oleh tamu atau orang yang datang berkunjung.

Dapur juga harus memiliki batas yang jelas dengan ruangan lainnya, serta terjaga kebersihannya agar makanan yang diolah tetap sehat dan bersih.

7. Posisi Musala

desain mushola minimalis sumber: lingkarwarna.com

Rumah seorang muslim biasanya juga dilengkapi dengan musala sebagai tempat untuk beribadah. 

Mulai dari melaksanakan ibadah salat, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan lain sebagainya.

Meski begitu, musala di rumah haruslah memiliki batas agar salat dapat khusyuk dan tidak dijadikan untuk aktivitas lainnya. 

Pastikan juga musala di rumahmu menghadap kiblat dan memiliki petunjuk arah yang jelas.

Ruangan ini juga sebaiknya dibedakan bentuk dan dekorasinya dengan ruangan lainnya di rumah. 

8. Jangan Gunakan Hiasan Makhluk Bernyawa

Dalam menata interior di rumah kamu juga harus memperhatikan dekorasi yang digunakan. 

Jangan sampai dekorasi atau hiasan membuat malaikat justru enggan masuk ke rumahmu. Salah satunya dengan menempatkan sebuah patung atau lukisan makhluk bernyawa ke dalam rumah. 

Setelah memilih atau membangun rumah, maka pastikan Malaikat Rahmat berkenan masuk ke rumah kita.

Caranya dengan menjaga agar nilai-nilai Islam selalu hadir dalam aktivitas kita. 

Sebagaimana hadis Rasulullah, sebaiknya seorang muslim tidak memelihara anjing maupun meletakkan lukisan dan patung di dalam rumah. 

“Malaikat Rahmat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Itulah delapan hal penting yang harus diperhatikan dalam membangun rumah sesuai konsep Islam. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti The Lana Apartment hanya di www.rumah123.com. 

Bagikan:
1051 kali