Area Penyeberangan yang Didesain oleh Umbrellium (Rumah123/Dezeen)

Sejumlah lampu LED bersinar terang memberikan sinyal kepada para pengguna smartphone yang melintas di jalan dan juga dekat area penyeberangan. Inilah area jalan raya dan pejalan kaki pada abad 21.

Area ini interaktif dan dirancang bisa menghilang saat malam. Namun, akan kembali muncul saat ada orang yang melintas.

Baca juga: Ruang Publik dan Akses Pejalan Kaki di Kawasan Bisnis, Keren Kan!

Perusahaan piranti lunak asal London, Inggris, Umbrellium memang mendesain area penyeberangan kekinian untuk para pengguna di masa depan. Umbrellium ingin memperbarui zebra cross atau area penyeberangan.

Perusahaan ini menginginkan kalau para pejalan kaki, mereka yang menggunakan mobil, dan orang yang naik sepeda bisa merasa aman saat jalanan ramai. Apalagi sekarang ini, pengguna smartphone semakin banyak.

Baca juga: Integrasi Bus, Kereta, dan Sepeda, Ini Baru Sistem Transportasi Oke!

“Area penyeberangan tidak pernah diperbarui sejak era 1940-an. Saat ini, kita tinggal di kota yang sedikit berbeda. Kita memiliki smartphone di tangan yang mengganggu konsentrasi kita dan hubungan kita dengan kota sungguh berbeda,” ujar founder Umbrellium, Usman Haqeu kepada laman arsitektur dan desain Dezeen.

Haque melanjutkan kalau area menyeberang dan pejalan kaki adalah kawasan yang paling kompleks dalam berinteraksi yang dialami banyak orang setiap hari. Desain area ini memang ditujukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki atau mereka yang menyeberang.

Baca juga: Indonesia Kan Negara Maritim, Kok Belum Punya Pelabuhan Keren Kayak Gini Sih?

Umbrellium memasang lapisan panel plastik yang menjadikan lapisan jalan bisa memunculkan sinyal. Panel ini ditopang oleh kerangka dari baja. Panel ini didesain anti licin ketika hujan.

Ada kamera yang memantau permukaan. Kamera ini akan mengantisipasi gerakan selanjutnya dari kendaraan, pejalan kaki, dan pengguna sepeda, serta pola dari cara mereka melintas.

Baca juga: Jepang dan Belanda Punya Parkir Sepeda Terbesar di Dunia, Kalau Indonesia Kapan Ya?

Pada malam hari, saat pejalan kaki sedikit, area penyeberangan ini bisa hilang sama sekali. Tetapi, saat pejalan kaki berjumlah banyak, panel ini akan memunculkan sinyal dan menyesuaikan dengan ukuran, orientasi, tanda, dan warna yang bisa mengakomodasi jumlah orang yang ingin menyeberang.

Wah, nggak bisa membayangkan kalau area pejalan kaki, area penyeberangan, plus jalan seperti ini ya di masa depan. Para pengguna jalan bisa merasa lebih aman kan.

Baca juga: Keberadaan Jaringan Transportasi Untungkan Banyak Industri Termasuk Properti Lho

By the way, kalau di Indonesia sepertinya bukan pengguna sepeda yang banyak, tetapi pengguna sepeda motor, ojek online, dan ojek pangkalan ya.

Area Penyeberangan yang Didesain oleh Umbrellium (Rumah123/Dezeen)
Bagikan: 1927 kali